Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 November 2010

Tips Meraih Rizki Yang Berlipat-Lipat

Menurut Ustadz Yusuf Mansur, rejeki kita dibagi menjadi dua macam. Yaitu rejeki yang memang sudah digariskan dan rejeki yang menggantung di langit. Menggantung di langit artinya, membutuhkan usaha kita untuk mendapatkannya.

Rejeki yang menggantung di langit dibagi lagi menjadi 3 bagian.


Pertama, rejeki yang kita dapatkan karena bonus atau hadiah dari Allah SWT. misalnya karena kita rajin bersedekah, menolong orang kesusahan, dan lain-lain. Lebih gampangnya, rejeki karena kita mau berjalan dan membelanjakan harta kita di jalan Allah.

Kedua, rejeki yang kita dapatkan karena usaha kita. Bagaimana daya upaya kita meraih hasil lebih banyak dari yang kita dapat dari sekarang. Manambah ilmu yang berhubungan dengan bisnis Anda atau pekerjaan Anda, atau terus mengembangkan bisnis Anda 

Ketiga, menggabungkan jatah rejeki menggantung di langit Anda dengan orang lain, dan meraihnya bersama-sama. Anda bisa mencari orang lain yang punya semangat juang yang sama dengan Anda dan bisnis yang berhubungan dengan bisnis Anda. Efek sifat rejeki ketiga ini sangat dahsyat. Ambil contoh jatah rejeki menggantung di langit Anda adalah 5 dan jatah rejeki patner Anda 7, jika digabungkan dan usaha bersama maka yang didapat bisa 12, atau bahkan lebih….!

Nah, sekarang akan saya beritahu kepada Anda, apa yang harus kita lakukan sehingga rejeki yang kita dapat bisa berlipat-lipat. …..

Pertama, kita harus selalu bersyukur atas rejeki yang telah ditetapkan, atau rejeki yang sudah digariskan Allah. Apa keuntungan dari bersyukur? Sudah pasti Allah akan terus menambah rejeki kita dari arah yang tak terduga. Itu adalah janji Allah….!

Kedua, kita harus selalu berusaha meningkatkan kualitas diri kita untuk bisa meraih lebih banyak rejeki yang berhubungan dengan bisnis kita.

Ketiga, kita harus selalu menjalin silaturahmi dengan semua orang.
Itulah sekilas rahasia meraih rejeki berlimpah yang hanya bisa saya berikan pada untuk anda. Semoga artikel ini bermanfaat  untuk anda dan bagi kita semua.

Selamat dan sukses untuk Anda…

Rabu, 24 November 2010

Soursop – Natural Killer Cancer

How many people died in vain while this billion-dollar
drug maker concealed the secret of the miraculous Graviola tree?


If there ever was a single example that makes it dramatically clear why the existence of Health Sciences Institute is so vital to Americans like you, it’s the incredible story behind the Graviola tree.

The truth is stunningly simple: Deep within the Amazon Rainforest grows a tree that could literally revolutionize what you, your doctor, and the rest of the world thinks about cancer treatment and chances of survival. The future has never looked more promising.

Research shows that with extracts from this miraculous tree it now may be possible to…
  • Attack cancer safely and effectively with an all-natural therapy that does not cause extreme nausea, weight loss and hair loss
  • Protect your immune system and avoid deadly infections
  • Feel stronger and healthier throughout the course of the treatment
  • Boost your energy and improve your outlook on life
The source of this information is just as stunning: It comes from one of America ’s largest drug manufacturers, the fruit of over 20 laboratory tests conducted since the 1970’s! What those tests revealed was nothing short of mind numbing

Extracts from the tree were shown to:
  • Effectively target and kill malignant cells in 12 types of cancer, including colon, breast, prostate, lung and pancreatic cancer.
  • The tree compounds proved to be up to 10,000 times stronger in slowing the growth of cancer cells than Adriamycin, a commonly used chemotherapeutic drug!
  • What’s more, unlike chemotherapy, the compound extracted from the Graviola tree selectively hunts down and kills only cancer cells. It does not harm healthy cells!
The amazing anti-cancer properties of the Graviola tree have been extensively researched–so why haven’t you heard anything about it? If Graviola extract is as half as promising as it appears to be–why doesn’t every single oncologist at every major hospital insist on using it on all his or her patients?
The spine-chilling answer illustrates just how easily our health–and for many, our very lives(!)–are controlled by money and power.

Graviola–the plant that worked too well


One of America ’s biggest billion-dollar drug makers began a search for a cancer cure and their research centered on Graviola, a legendary healing tree from the Amazon Rainforest.

Various parts of the Graviola tree–including the bark, leaves, roots, fruit and fruit-seeds–have been used for centuries by medicine men and native Indians in South America to treat heart disease, asthma, liver problems and arthritis. Going on very little documented scientific evidence, the company poured money and resources into testing the tree’s anti-cancerous properties–and were shocked by the results. Graviola proved itself to be a cancer-killing dynamo.

But that’s where the Graviola story nearly ended.
The company had one huge problem with the Graviola tree–it’s completely natural, and so, under federal law, not patentable. There’s no way to make serious profits from it.

It turns out the drug company invested nearly seven years trying to synthesize two of the Graviola tree’s most powerful anti-cancer ingredients. If they could isolate and produce man-made clones of what makes the Graviola so potent, they’d be able to patent it and make their money back. Alas, they hit a brick wall. The original simply could not be replicated. There was no way the company could protect its profits–or even make back the millions it poured into research.

As the dream of huge profits evaporated, their testing on Graviola came to a screeching halt. Even worse, the company shelved the entire project and chose not to publish the findings of its research!

Luckily, however, there was one scientist from the Graviola research team whose conscience wouldn’t let him see such atrocity committed. Risking his career, he contacted a company that’s dedicated to harvesting medical plants from the Amazon Rainforest and blew the whistle.

Miracle unleashed

When researchers at the Health Sciences Institute were alerted to the news of Graviola, they began tracking the research done on the cancer-killing tree. Evidence of the astounding effectiveness of Graviola–and its shocking cover-up–came in fast and furious.

The National Cancer Institute performed the first scientific research in 1976. The results showed that Graviola’s “leaves and stems were found effective in attacking and destroying malignant cells.” Inexplicably, the results were published in an internal report and never released to the public.

Since 1976, Graviola has proven to be an immensely potent cancer killer in 20 independent laboratory tests, yet no double-blind clinical trials–the typical benchmark mainstream doctors and journals use to judge a treatment’s value–were ever initiated.

A study published in the Journal of Natural Products, following a recent study conducted at Catholic University of South Korea stated that one chemical in Graviola was found to selectively kill colon cancer cells at “10,000 times the potency of (the commonly used chemotherapy drug) Adriamycin…”

The most significant part of the Catholic University of South Korea report is that Graviola was shown to selectively target the cancer cells, leaving healthy cells untouched. Unlike chemotherapy, which indiscriminately targets all actively reproducing cells (such as stomach and hair cells), causing the often devastating side effects of nausea and hair loss in cancer patients.

A study at Purdue University recently found that leaves from the Graviola tree killed cancer cells among six human cell lines and were especially effective against prostate, pancreatic and lung cancers.

Seven years of silence broken–it’s finally here!

A limited supply of Graviola extract, grown and harvested by indigenous people in Brazil , is finally available inAmerica . The full Graviola story–including where you can get it and how to use it–is included in Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s Milk, a Health Sciences Institute FREE special bonus report on natural substances that will effectively revolutionize the fight against cancer.

Inilah Obat Kanker Paling Ampuh Yang Disembunyikan Bertahun-tahun



Selama ini kita tahu bahwa kanker hanya bisa diobati dengan terapi kemo. Namun tampaknya persepsi ini harus dihapus dan dibuang sejauh-jauhnya. Kenapa? Karena sebenarnya ada obat alami untuk membunuh sel kanker yang kekuatannya SEPULUH RIBU KALI LIPAT lebih ampuh dibanding terapi kemo. Obat alami ini adalah buah yang familiar dengan orang Indonesia. Buah SIRSAK!

 


Tapi kenapa kita tidak tahu ?
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini serapat2nya, mereka ingin dana riset yang di keluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya di jual ke pasar dunia…
Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia2, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon graviola ini.
Pohonnya rendah, di brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana” bahasa inggrisnya “soursop”. Di Indonesia, ya buah sirsak. Buahnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau di buat jus.
Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali system syaraf yang kurang baik.
Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Science Institute bagi orang2 amerika adalah institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Fakta yang mencengangkan adalah : jauh dipedalaman hutan amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.

Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa :
·         Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, Tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
·         Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
·         Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.
·         Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.

Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil test dari ekstrak ( sari ) buah ini adalah
·         Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.
·         Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin dan Terapi Kemo yang biasa di gunakan.
·         Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat.

Riset telah di lakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa2 mengenai hal ini ? jawabnya adalah : begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan.
Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : Kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan reumatik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan dana dan sumber daya manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker.
Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa? Dibawah undang2 federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatenkan.
Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/cloning dari Graviola ini agar bisa di patenkan sehingga dana yang di keluarkan untuk riset dan aneka test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di-kloning. Perusahaan gigt jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk riset dan aneka test.
Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.
Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari team riset tidak tega melihat kekejaman ini terjadi. Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengupulkan bahan2 alami dari hutan amazon untuk pembuatan obat.
Ketika para pakar risetdari Health Science Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif.
The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak di publikasikan.
Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang di lakukan leh 20 Laboratorium Independence yang berbeda. Suatu studi yang di publikasikan oleh The Journal of Natural Products meyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di korea selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsure kimia yang terkandung di dalam Graviola, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamicin dan Terapi Kemo.
Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah : Graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh/terganggu . Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif : rasa mual dan rambut rontok.
Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker : prostate, pancreas, dan Paru2.
Setelah selama kurang lebih dari 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari lembaga2 tersebut di atas. Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budidayakan dan di panen oleh orang2 pribumi Brazil, kini bisa di peroleh di Amerika. Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.
Untuk pencegahan: disarankan makan atau minum jus buah sirsak.
Untuk penyembuhan:
1.       10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
2.       Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali.
3.       Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.

Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat.
Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi,
bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal. Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun. Sebar luaskan kabar baik ini kepada keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi.



Kamis, 11 November 2010

Welcome To Air Force One (Jalan-jalan ke Dalam Pesawat Sang Presiden)

Rabu siang, 10 November 2010, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengakhiri kunjungannya di Indonesia. Setengah berlari, Obama menaiki tangga pesawat kepresidenan AS yang menjemputnya di Bandara Halim Perdanakusuma, Air Force One.

Di depan pintu pesawat, Obama tak lupa berhenti dan berbalik. Ia lalu melambaikan tangan sambil tersenyum lebar, sebelum masuk ke dalam kapal terbang itu. Sesaat kemudian pesawat jenis Boeing VC-25 itu membawanya bertolak ke Korea Selatan.

Sama seperti pasukan pengawal presiden AS, Secret Service, keberadaan Air Force One tak bisa dipisahkan dari tiap kunjungan Presiden AS. Air Force One tak sekedar pesawat, ini adalah simbol pemerintahan AS lengkap dengan kekuasaannya. Selain merupakan pesawat tercanggih, Air Force One juga tak kalah mewah dan lengkap fasilitasnya.

Apa yang dilakukan Obama ketika terbang di pesawat khusus itu? Seperti dimuat Washington Post, tak seperti penumpang dalam penerbangan reguler, di Air Force One, Presiden Obama tak harus mematikan semua alat elektronik.

Deputi Bidang Press Gedung Putih, Bill Burton mengungkapkan ada beberapa kebiasaan Obama selama dalam penerbangan. Dalam pesawat yang dilengkapi ruang kerja dan ruang rapat--lengkap dengan kursi putar--Obama akan menerima pengarahan dari staf atau membaca bahan-bahan yang mungkin diperlukan saat mendarat.

Dengan fasilitas canggih, Obama bisa surfing Internet, menelepon staf atau pemimpin dunia lain dengan menggunakan pesawat telepon yang tersedia. BlackBerry sang Presiden tak menyala dalam pesawat. Jika butuh hiburan, Obama bisa menonton film-film terbaru atau acara televisi. Maklum, pesawat ini dilengkapi parabola yang bisa menangkap siaran langsung dari belahan dunia manapun.

Obama juga kadang bermain kartu dalam penerbangan jarak jauh. Untuk diketahui, ia adalah pemain poker yang lumayan tangguh (^.^)

Air Force One adalah tanda panggil (nama) pengatur lalu-lintas udara bagi pesawat United States Air Force manapun yang mengangkut Presiden Amerika Serikat.

Sejak tahun 1990, armada kepresidenan terdiri atas 2 pesawat serial Boeing 747-200B terspesifikasi tinggi – kode ekor "28000" dan "29000" – dengan penunjukan "VC-25A". Hanya ada satu Air Force One yang diperuntukkan bagi presiden; jika WaPres terbang pesawat ini disebut sebagai Air Force Two. Kalau tidak maka akan dipanggil dengan nomornya, seperti pesawat lain.

Salah satu episode paling dramatis atas Air Force One terjadi saat serangan 11 September 2001, saat Presiden George W. Bush terbang dari Bandar Udara Internasional Sarasota-Brandenton ke Pangkalan Angkatan Udara Barksdale dengan pesawat ini dan lalu ke Pangkalan Angkatan Udara Offutt sebelum ke Washington DC setelah menerima kabar buruk itu.

Sebelumnya, mari kita berkenalan dengan Sang Pilot. Namanya Col. Scott Turner. Dia mempunyai sertifikat penerbangan: CFI, alamatnya di : Statesboro, Georgia, USA. Menjadi anggota Flying club di : Pegasus Air, Llc. Sedikit nih yang Anda bisa tahu tentang pilot Air Force One, Kolonel Scott Turner, antara lain:
* Sebelumnya menjabat sebagai wakil komandan Presiden Airlift Group di Andrews Air Force Base, Maryland.
* Pada tanggal 4 Januari, dia membawa terbang Presiden terpilih Obama ke Washington dengan menaiki 757 yang tidak digunakan sebagai Air Force One, tetapi "untuk membawa wakil presiden, istri pertama dan pejabat lainnya." (perlu diketahui, kedua pesawat yang digunakan sebagai Air Force One adalah 747).
* Di Angkatan Udara dia sebagai Chief Master Sgt. Scott Turner, yang bekerja di Air Komando Pendidikan dan Pelatihan, dapat dihubungi di scott.turner@tyndall.af.mil
* Dia juga berbagi dengan kapten Angkatan Udara yang terbang sebuah misi ke Afghanistan. Mereka tidak mungkin menjadi orang yang sama karena kapten di 2005 tidak bisa datang ke kolonel di hanya empat tahun.
* Perintah telah diberikan kepadanya oleh pensiunan Kolonel Mark W. Tillman.
Sang Pilot memakai jaket biru
Col. Turner menyambut Presiden Obama di pintu pesawat
Nah, kembali ke pesawat. Di lantai bawah ada dapur dengan perlengkapan yang sungguh mencengangkan. Seberapa jauh perjalanan sang Presiden, jangan pernah mengkhawatirkan asupan makanan. Awak pesawat selalu mencatat menu favorit para penumpang pesawat, sampai apa jenis kopi yang disukai.

Misalnya, Presiden Bush lebih menyukai kopi hitam yang tidak terlalu manis dan pahit. Sedangkan Ibu Negara Laura Bush harus disajikan kopi susu manis. Menu favorit Menteri Luar Negeri (saat itu) Condoleezza Rice, juga sudah lengkap tertulis.

Pesawat tiga lantai ini bahkan juga memiliki rumah sakit mini. Fasilitas medis bagi sang presiden sangat lengkap. Tak ketinggalan, juga ada kamar tidur dengan dua tempat tidur. Bantalnya, ketika itu merupakan pesanan khusus Ibu Negara Laura Bush.

Di suite presiden, penumpang pesawat ini bisa terus bekerja seperti laiknya di darat. Di sini ada ruang rapat berkapasitas lima orang lebih, di mana orang masih leluasa bergerak. Ruang rapat yang lebih besar juga tersedia. Bisa menampung 10 orang lebih, ruang rapat ini dilengkapi perangkat konferensi-video, sehingga Presiden AS bisa menggelar rapat kapanpun, di manapun, dan dengan siapapun di dunia.
Ayo kita intip aktivitas Presiden Obama di dalam pesawat.
Bersantai di ruang kerja
Memasuki kabin pesawat
Para staf mengintip lewat jendela ketika presiden
memasuki kabin pesawat
Bertemu staf
Tampak dari jendela ketika sang presiden memasuki kabin pesawat
dengan cara berlari khas Presiden Obama


Para staf sedang briefing di ruang rapat
Presiden bertemu dengan Menlu Hillary Clinton
Menaiki tangga menuju kabin pesawat
Briefing bersama staf
Masih briefing bersama staf di ruang rapat
Gambar satu lagi ketika briefing
Tampak hidung pesawat Air Force One
Perwakilan Arab Saudi menghantar Presiden Obama
ketika berada di pintu pesawat
Staf bersama Presiden Barack Obama dan First Lady Michelle Obama
Tampak santai bersama First Lady Michelle Obama
Laporan staf ketika bertemu Presiden Obama di dalam pesawat
Berbincang empat mata dengan seorang staf kepresidenan
Berbincang santai bersama Presiden Obama
Obama dengan jaket pesawat kepresidenannya
Di dalam ruang kendali
Air Foce One ketika landing di runway Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta
Pesawat Air Force One
Pesawat ini merupakan salah satu simbol yang melekat dengan Presiden Amerika Serikat. Pesawat dihiasi dengan bendera negara, kalimat 'United States of America' dan Seal of the President of the United States, sehingga pesawat ini sangat mencolok. Air Force One juga mampu melakukan pengisian bahan bakar di udara, jangkauan tidak terbatas dan membawa Presiden kemanapun ia inginkan.
Salah satu sudut dalam kabin pesawat
Makan siang telah disiapkan
Yang menjadi juru masak adalah koki bintang-7 (seven-star chef)
Penjagaan super ketat dalam pesawat
Pesawat ini dilengkapi dengan sistem elektronik tertentu yang memungkinkan siapapun memanfaatkan peralatan komunikasi canggih dengan aman. Selain itu, ada juga pusat komando bergerak untuk mencegah serangan terhadap AS.

Pesawat seluas 370 meter persegi ini terbagi menjadi tiga tingkat di antaranya diisi ruangan khusus presiden, beserta kantor yang besar, toliet dan ruang konferensi. Pesawat ini juga memiliki ruang medis yang dapat berfungsi sebagai ruang operasi di mana dokter selalu ada di sana. Selain itu, alat angkutan ini juga menyediakan makanan bagi 100 orang sekaligus.


Air Force One juga memiliki tempat bagi pendamping Presiden termasuk penasihat senior, petugas Secret Service, pengurus media, dan tamu lainnya. Beberapa kargo pesawat terbang juga berada di Air Force One untuk menyediakan pelayanan yang dibutuhkan Presiden di lokasi terpencil.


Air Force One dipelihara dan dioperasikan oleh Presidential Airlift Group, salah satu bagian dari Kantor Militer Gedung Putih. Pesawat ini mampu membawa sekitar 70 penumpang. Masing-masing VC-25A memiliki harga sekitar US$325 juta (Rp 2,9 triliun)

 
Bagaimana? Puas jalan-jalannya? Itu adalah pesawat tercanggih di dunia saat ini. Semoga tulisan ini dapat memberi kita pengetahuan sekilas tentang Air Force One.

Kamis, 04 November 2010

Mari Belajar dari Orang-orang Sukses

Berikut saya tampilkan beberapa video-video luar biasa dari seminar/acara luar biasa yang disampaikan oleh 9 motivator Indonesia yang juga luar biasa.


1. Hermawan Kartajaya
 


2. Tung Desem Waringin
 

3. Purdi E. Chandra


4. Aa' Gym


5. Bong Chandra


6. Andrie Wongso


7. Mario Teguh


8. Bob Sadino


9. Ir. Ciputra

Rabu, 03 November 2010

TIPS KELUARGA BAHAGIA

Keluarga kaya, banyak. Keluarga terpandang, juga banyak. Belum lagi keluarga-keluarga lainnya yang dilabeli harmonis, berpendidikan, dan berencana. Namun, berapa banyakkah keluarga yang bahagia?
Sepertinya, kian hari keluarga bahagia makin sedikit. Kok bisa?
Banyak kasus pembunuhan, pertengkaran, dan persidangan yang melibatkan keluarga sendiri terjadi di sekitar kita. Anak membunuh ibu, ibu membunuh anak-anaknya, suami membakar istrinya, istri memutilasi suaminya, dan sebagainya.
Dunia ini terasa kacau dan tidak indah lagi dilihat. Bahkan, mungkin jadi tidak indah lagi untuk ditempati sehingga banyak orang memutuskan mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Naudzubillahi min dzaalik.
Saat ditanyakan penyebab semua kekacauan itu, muncullah pasal-pasal yang tidak bisa diterima nalar. Hanya gara-gara menangis terus, sang ayah tega membanting buah hatinya yang masih batita. Hanya gara-gara uang seribu rupiah, tukang parkir rela menghabisi temannya sesama tukang parkir. Gejala apakah ini?
Kalau kita telusuri, semuanya berawal dari rumah, dari keluarga, entah itu keluarga kaya atau keluarga miskin. Yang jelas, mereka tidak merasakan kebahagiaan di dalam keluarga.
Tidak ada senyum di tengah-tengah kebersamaan mereka. Tidak ada kehangatan yang menyelimuti kekakuan hubungan di antara mereka. Ke manakah mereka harus mencari kebahagiaan itu? Seperti apakah gambaran kebahagiaan yang seharusnya mereka rasakan bersama keluarga?
Siapa pun berhak bahagia. Seorang ibu berhak bahagia, demikian juga seorang bapak. Keduanya jadi sumber kebahagiaan anak-anak mereka. Kebahagiaan dimulai dari dalam rumah, dari keluarga. Lalu, seperti apakah keluarga bahagia itu?
Berikut ini dapat dikatakan sebagai tips keluarga bahagia.
Keluarga Bahagia, Keluarga Ahli Syukur
Hanya Allah-lah sumber kebaikan dan kebahagiaan. Maka, pujilah Dia dengan penuh rasa syukur atas kebaikan yang kita terima. Sesungguhnya, Allah tidak memerlukan pujian dari kita karena dengan dzat-Nya Dia Maha Terpuji. Jika kita bersyukur, itu hanya untuk kebaikan kita sendiri.
Manusia telah dianugerahi pendengaran, pelihatan, dan hati. Sayangnya, hanya sedikit dari mereka yang bersyukur. Bersyukur di sini adalah mengoptimalkan anugerah yang telah diterima sehingga dengan potensi yang ada setiap orang memiliki modal sama untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi dirinya dan orang banyak.
Jika yang terjadi adalah sebaliknya, berarti kita belum menjadi ahli syukur.
Keluarga Bahagia, Keluarga Ahli Sabar
Orang yang bahagia adalah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang senantiasa bersabar ketika dihadapkan pada ujian dan cobaan. Sesungguhnya, bersabar itu tidak ada batasnya. Hanya manusia sendiri yang membatasi kemampuannya untuk bersabar.
Bersabar memang bukan pekerjaan mudah, namun hal itu tidak mustahil untuk dilakukan.
Keluarga Bahagia, Keluarga Qanaah
Qanaah artinya merasa cukup dan merasa puas atas segala yang sudah didapatkan. Seseorang yang memiliki sifat ini akan selalu merasa cukup, tidak kekurangan. Namun, tidak berarti ia termasuk orang yang tidak memiliki mimpi, cita-cita, dan semangat untuk meraih sesuatu yang baru. Bukan itu.
Ia sama halnya dengan orang kebanyakan, memiliki sesuatu yang ingin dicapai. Namun, ia memilikikelebihan dalam hal menerima apa yang sudah ia dapatkan. Dengan demikian, insya Allah ia akan terhindar dari ambisi mengambil sesuatu yang bukan haknya.
Keluarga Bahagia, Keluarga Ahli Taat
Sesungguhnya, kebahagiaan yang paling bahagia adalah panjang umur dalam ketaatan kepada Allah. Oleh sebab itu, biasakanlah kita berdoa agar dikelompokkan ke dalam golongan orang-orang yang selalu ada dalam ketaatan kepada Allah.
Keluarga yang senantiasa menjalankan irama kehidupannya dalam ketaatan kepada Allah insya Allah ia akan senantiasa mendapatkan pertolongan Allah untuk semua ujian yang dihadapinya.
Keluarga Bahagia, Keluarga Ahli Nasihat-Menasihati
Orang yang ingin selalu mendapatkan keberuntungan dalam keluarganya akan sangat berjuang untuk memegang teguh keimanannya, melakukan kebaikan-kebaikan, dan saling menasihati dalam kebaikan dengan penuh kesabaran.
Memberikan nasihat tidak hanya berlaku bagi seorang suami kepada istri, orang tua kepada anak-anaknya, ataupun orang tua kepada anak muda.
Nasihat bisa dilakukan sebaliknya, dari istri kepada suami, anak-anak kepada orang tua, dan anak muda kepada orang tua. Dalam hal ini, diperlukan kelapangan hati untuk menerima nasihat dari siapa pun jika hal itu benar adanya.
Selain itu, diperlukan ilmu agar nasihat yang disampaikan menjadi berdaya, bukan asal bunyi yang akhirnya dapat menyakiti.
Itulah lima dari beberapa alat ukur kebahagiaan sebuah keluarga. Semoga yang lima ini dapat dijadikan tips keluarga bahagia Anda.
Memulai kehidupan dengan penuh kasih sayang dan bermuara dalam kebahagiaan sejati, bukan kebahagiaan semu yang dapat menipu mata. Selamat menikmati indahnya hidup ini dengan syukur, sabar, qanaah, taat, dan nasihat.

spesial dari: Anne Ahira