Berapa bata, pasir, semen dsb yang dibutuhkan untuk membuat tembok sepanjang 10 m dan tinggi 3 m ?
Misalkan batu bata berukuran 6 cm x 10 cm x 20 cm. Dan tebal isian adonan adalah 2 cm.
Maka luas bata + adonan di sisi panjangnya adalah:
(6 + 2) cm x (10 + 2) cm = 0.08 m x 0.12 m = 0,0096 m2.
Jumlah bata per m2 adalah = 1 m2 / 0.0096 m2 = 104.
Jumlah bata untuk tembok sepanjang 10 m dan tinggi 3 m adalah = (10 x 3) x 104 = 3125 buah
Berapa pasirnya?
Volume adonan untuk pasangan bata untuk 1 buah bata adalah = ((0.02 m x 0.22 m) + ( 0.02 x 0.06)) x 0.12 m
= (0.02 m x 0.28 m) x 0.12 m = 0.000672 m3
Volume adonan untuk pasangan bata untuk 3125 buah bata adalah = 2.1 kubik.
Volume pasir utk pasangan bata adalah 0.75 x = 2.1 kubik. = 1.575 kubik = seperempat truk.
Volume semen utk pasangan bata adalah 0.25 x = 2.1 kubik. = 0.525 kubik,
Jumlah semen 50 kg untuk pasangan bata adalah = 0.525 / 0.0332 m3 = 15.8 zak semen 50 kg
Ini belum menghitung pasir untuk di teplok di dinding.
Misalkan pondasi sudah ada, yang perlu dibelanjakan adalah :
1 colt pasir (mungkin sekitar 1 kubik)
5 zak semen
1500 batu bata
Nah, tinggal belanja kurangnya. Kurang pasir, beli 1 colt pasir lagi. Kurang semen beli 1-5 zak lagi, kurang batu bata beli 500-1000 batu bata lagi.
Hitung-hitungan ngawur di atas hanya cocok untuk proyek pribadi. Jadi belanja minimal adalah:
3 colt pasir = 3 x 60 ribu = 180 ribu
15 zak pasir = 15 x 42 ribu = 630 ribu
3200 batu bata = 3200 x 250 = 800 ribu
biaya 1 tukang + 2 laden utk 6 hari = 6 x (55 + 35 + 35) = 750 ribu
Total = 2 juta 360 ribu rupiah. + overhead
Dana yang disiapkan sekitar 4-5 juta.
Misalkan tebal pasangan adonan adalah 3 cm.
Maka luas bata + adonan di sisi panjangnya adalah:
(6 + 3) cm x (10 + 3) cm = 0.09 m x 0.13 m = 0.0117 m2.
Jumlah bata per m2 adalah = 1 m2 / 0.0117 m2 = 85
Jumlah bata untuk tembok sepanjang 10 m dan tinggi 3 m adalah = (10 x 3) x 85 = 2550 buah
Berapa pasirnya?
Volume adonan untuk pasangan bata untuk 1 buah bata adalah = ((0.03 m x 0.23 m) + ( 0.03 x 0.06)) x 0.13 m
= (0.03 m x 0.29 m) x 0.13 m = 0.001131 m3
Volume adonan untuk pasangan bata untuk 2550 buah bata adalah = 2550 x 0.001131 = 2.88405 kubik.
Volume pasir utk pasangan bata adalah 0.75 x 2.88405 kubik. = 2.1630375 kubik = sepertiga truk.
Volume semen utk pasangan bata adalah 0.25 x 2.88405 kubik. = 0.7210125 kubik,
Jumlah semen 50 kg untuk pasangan bata adalah = 0.525 / 0.0332 m3 = 21.7 zak semen 50 kg
Ini belum menghitung pasir untuk di teplok di dinding.
Misalkan pondasi sudah ada, yang perlu dibelanjakan adalah :
1 colt pasir (mungkin sekitar 1 kubik)
5 zak semen
1500 batu bata
Nah, tinggal belanja kurangnya. Kurang pasir, beli 1 colt pasir lagi. Kurang semen beli 1-5 zak lagi, kurang batu bata beli 500-1000 batu bata lagi.
Jadi belanja minimal adalah:
3 colt pasir = 3 x 60 ribu = 180 ribu
21 zak semen= 21 x 42 ribu = 882 ribu
2550 batu bata = 2550 x 250 = 638 ribu
biaya 1 tukang + 2 laden utk 6 hari = 6 x (55 + 35 + 35) = 750 ribu
Total = 2 juta 450 ribu rupiah. + overhead
Misalkan kualitas adonan diturunkan dari perbandingan semen : pasir = 1:4 menjadi 1 : 7 misalnya maka jumlah semen menjadi 0.125/0.2 x 21 = 13 zak semen = 546 ribu. untuk
Total = 2 juta 114 ribu atau Rp 70.466 ribu per m2
Blog ini dibuat untuk saling berbagi, berbisnis, berpromosi, menjalin silaturrahmi dan saling berbagi informasi. Semoga ini memperkaya khazanah jiwa dan raga kita untuk menjalani kehidupan.
Tampilkan postingan dengan label Teknik Sipil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik Sipil. Tampilkan semua postingan
Kamis, 30 September 2010
Rabu, 29 September 2010
Langkah Umum Membuat RAB (Rencana Anggaran Biaya)
Anda bingung cara menghitung RAB? Tentu bagi orang yang belum tahu sama sekali apa pengertian RAB akan merasa mumet jikalau disuruh menghitung RAB, apalagi yang berhubungan dengan hitung2-an, tuambah mumet maning,.. betul gak? ^^
RAB (Rencana Angaran Biaya) adalah banyaknya biaya yang dibutuhkan baik upah maupun bahan dalam sebuah perkerjaan proyek konstruksi, baik rumah, gedung, jembatan, masjid, dan lain-lain. Nah, berikut ini saya berikan langkah-langkah cara menghitung RAB agar Anda dapat lebih cermat menghitung RAB melalui tahap-demi tahap, sehingga dapat mengurangi human error dalam menghitungnya, perhatikan langkah berikut…!!!!!
1. Menghitung Volume, , Saya kasih contoh, misalnya saya punya lahan lebar 12 m dan panjang 15 m, maka volume dari pekerjaan pembersihan lapangannya adalah 12×15 = ... m persegi, jadi untuk satuang volume tentunya adalah meter kubik (panjang x lebar x tinggi) Jelas 'kan?
2.Membuat HSP (Harga Satuan Pekerjaan)
HSP adalah Hasil kali dari HargaUpah/Material dengan Index Analisa, kemudian dijumlahkan .
3. Membuat RAB
Hasil kali dari Volume dengan HSP untuk setiap sub item pekerjaan.
Hasil kali dari Volume dengan HSP untuk setiap sub item pekerjaan.
4. Membuat Rekapitulasi
Hasil kali dari Volume dengan HSP kemudian dijumlahkan dari masing-masing sub item pekerjaan.
Hasil kali dari Volume dengan HSP kemudian dijumlahkan dari masing-masing sub item pekerjaan.
Cara Setting Printer pada AutoCAD
iNih, saya cerita dulu ya...? Beberapa waktu yang lalu teman saya, mencoba menggambar garis horizontal dan garis vertikal dengan panjang sama yakni 100m menggunakan AutoCAD 2006. Lalu dia melakukan plot memakai skala 1:400 pada kertas berukuran A3 dengan menggunakan printer merk Canon (katakanlah Canon i6500). Saat hasil gambar dicek pakai penggaris, hasil print ternyata terjadi perbedaan ukuran. Dimana garis vertical menjadi 26,5cm sementara garis mendatar tetap 25cm. Dia bingung, seharusnya hasil penggambaran AutoCAD tersebut kedua sisinya berukuran 25cm. Dia menanyakan apakah printer yang dipakai rusak, Lalu bagaimana cara melakukan setting printer pada AutoCAD agar gambar menjadi presisi?
Solusi CAD yang dapat dilakukan adalah dengan mengikuti langkah di bawah ini:
- Masuk ke layout kertas, kemudian tampilkan toolbar view port.
- Selanjutnya pada layout, buat garis yang sesuai dengan ukuran kertas, bila menggunakan kertas A3 berarti ukuran adalah 420x297mm. Lalu buat garis memakai polygon pada tool bar viewport. Cara ini merupakan langkah membuat layout kertas gambar secara manual pada autocad.
- Setelah membuat layout kertas, secara otomatis gambar yang telah anda buat akan terlihat di dalam layout kertas tadi. Terus anda menentukan skala di toolbar lewat viewport menjadi 1 : 4000. Kemudian lakukan klik didalam kertas. Lalu coba anda cek ukuran garis agar dapat sesuai. Perlu diperhatikan bahwa saat ini, anda jangan mempergunakan perintah zoom. Karena jika pakai perintah zoom, ukuran sebelumnya dapat berubah.
- Kemudian coba anda lakukan PLOT, selanjutnya tentukan jenis printer yang digunakan. Lalu beri ukuran kertas A3, trus klik WINDOW, Klik pada sudut kanan atas dan lakukan klik pada sudut kirih bawah layout kertas gambar yang telah anda buat. Beri tanda pada kolom center. Kemudian set skala menjadi 1:1 karena skala 1:4000 telah anda buat sebelumnya.
- Langakah terakhir anda tinggal melakukan klik preview ketika sudah dianggap oke, lakukan klik kanan selanjutnya pilih plot.
Jika masih terjadi kesalahan, berarti kesalahan ada pada gambar bukan di printer. Coba untuk memperhatikan printer preferences Anda! kemudian lakukan pengecekan lagi dimana pada umumnya, jika telah membuat setting on scaled, Settingan printer preferences pun harus disamakan juga, dikarenakan default printer menyesuaikan dengan ukuran kertas gambar. Sementara ukuran kertas A3 ada ada bermacam-macam, sebab Anda ingin mencetak gambar sesuai dengan skala, berarti Anda harus ubah setting default preferences printer, ke ukuran skala, bukannya ukuran kertas.
Coba Anda gunakan tips di atas, SEMOGA MEMBANTU!
Membuat Daftar Skala Sendiri di AutoCAD
Di dalam AutoCAD terdapat fasilitas scale list. Ini berguna untuk mengatur skala gambar ke skala kertas di model spaces dan paper spaces. AutoCAD sendiri sudah menyediakan untuk metric dan inches. Untuk metric terdapat skala yang umum yaitu: 1:00, 1:50, 1:20, dst.
Skala ini sesuai jika kita memakai unit satuan milimeter (mm). Bagaimana kalau jika pengguna menggunakan unit satuan gambar meter (m) atau bahkan centimeter (cm)? Atau gambar siteplan yang membutuhkan skala 1:200 atau 1:500?
Untuk itu kita harus membuat skala gambar yang disesuaikan dengan pekerjaan yang kita kerjakan.
AutoCAD menyediakan untuk membuat daftar skala sendiri yaitu di command: OPTIONS, tab User Preferences, dan klik toolbar Edit Scale List.
Untuk menambahkan daftar skala baru misal untuk gambar site 1:500, klik toolbar Add, dan kemudian muncul:
Di "Name appearing in scale list:" masukkan nama daftar skala yaitu; 1:500 lalu untuk "Paper units:" diisi angka 1 dan "Drawing units:" angka 500. dan klik OK. Maka kita punya daftar skala baru 1:500 untuk unit satuan milimeter (mm).
Bila kita meggunakan unit satuan gambar meter (m), anda dapat menambahkan daftar skala yang anda inginkan dengan cara sperti diatas. Berikut ini daftar skala yang saya sarankan untuk pengguna dengan unit satuan gambar dalam meter (m):
Skala ini sesuai jika kita memakai unit satuan milimeter (mm). Bagaimana kalau jika pengguna menggunakan unit satuan gambar meter (m) atau bahkan centimeter (cm)? Atau gambar siteplan yang membutuhkan skala 1:200 atau 1:500?
Untuk itu kita harus membuat skala gambar yang disesuaikan dengan pekerjaan yang kita kerjakan.
AutoCAD menyediakan untuk membuat daftar skala sendiri yaitu di command: OPTIONS, tab User Preferences, dan klik toolbar Edit Scale List.
Untuk menambahkan daftar skala baru misal untuk gambar site 1:500, klik toolbar Add, dan kemudian muncul:
Di "Name appearing in scale list:" masukkan nama daftar skala yaitu; 1:500 lalu untuk "Paper units:" diisi angka 1 dan "Drawing units:" angka 500. dan klik OK. Maka kita punya daftar skala baru 1:500 untuk unit satuan milimeter (mm).
Bila kita meggunakan unit satuan gambar meter (m), anda dapat menambahkan daftar skala yang anda inginkan dengan cara sperti diatas. Berikut ini daftar skala yang saya sarankan untuk pengguna dengan unit satuan gambar dalam meter (m):
| Name appearing in scale list: | Paper units | Drawing units: |
| 1:100 (m) | 1 | 0.1 |
| 1:50 (m) | 1 | 0.05 |
| 1:20 (m) | 1 | 0.02 |
| 1:10 (m) | 1 | 0.01 |
Langganan:
Postingan (Atom)






