Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 September 2012

Jadwal Lengkap Pertandingan PON XVIII Riau 2012








PON XVIII di Riau ini akan dilaksanakan selama 12 (dua belas) hari. Upaca pembukaan akan dilaksanakan pada tanggal 11 September 2012 dan penutupan akan dilaksanakan pada tanggal 20 September 2012. Namun, jika diperlukan, beberapa pertandingan bisa mulai dilaksanakan lebih cepat dari jadwal pembukaan.

Secara umum waktu pertandingan akan mulai dilaksanakan tanggal 9 – 20 September 2012. Berikut ini jadwal lengkap pertandingan cabang-cabang olahraga pada PON XVIII Riau tahun 2012.

TARUNG DERAJAT
Tempat: GOR Perkasa Alam Bengkalis
Tryout: 8-10 Sept 2012
Tanding: 11-13 Sept 2012

SKI AIR
Tempat: Danau Sri Bandar Kayangan, Rumbai
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-17 Sept 2012

PANJAT TEBING
Tempat: Area Panjat Tebing Kawaran UNRI
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-19 Sept 2012

SEPATU RODA
Tempat: Venue Sepatu Roda Siak
Tryout: 8-10 Sept 2012
Tanding: 11-13 Sept 2012

KEMPO
Tempat: GOR Sri Indrapura, Siak
Tryout: 12-14 Sept 2012
Tanding: 15-19 Sept 2012

BRIDGE
Tempat: Hotel Furaya Pekanbaru
Tryout: 5-7 Sept 2012
Tanding: 8-20 Sept 2012

BALAP MOTOR
Tempat: Sport Center Balap Motor Bangkinang
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-11 Sept 2012

TERJUN PAYUNG
Tempat: Bandara Japura Rengat
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-19 Sept 2012

TERBANG LAYANG
Tempat: Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-20 Sept 2012

PARALAYANG
Tempat: Bukit Tungku Nasi, Rokan IV Koto
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-20 Sept 2012

GANTOLE
Tempat: Bandara Pinang Kampai Dumai
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-18 Sept 2012

AEROMODELING
Tempat: Bandara Japura, Rengat
Tryout: 2-4 Sept 2012
Tanding: 5-15 Sept 2012

WUSHU
Tempat: Hall Beladiri Sport Center Rumbai
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-15 Sept 2012

VOLI PANTAI/PASIR
Tempat: Area Pelabuhan Bandar Sri Maharaja Bengkalis
Tryout: 9-11 Sept 2012
Tanding: 12-17 Sept

VOLI INDOOR

Tempat: Hall Voli UIR
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-19 Sept 2012

TINJU
Tempat: GOR Tengku Pangeran Pangkalan Kerinci
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-17 Sept 2012

TENIS MEJA
Tempat: Sport Hall Chevron Dumai
Tryout: 8-10 Sept 2012
Tanding: 11-18 Sept 2012

TENIS LAPANGAN
Tempat: Lap Tenis PTPN V Pekanbaru
Tryout: 4-6 Sept 2012
Tanding: 7-19 Sept 2012

TAEKWONDO
Tempat: Gedung PKM UIN
Tryout: 11-13 Sept 2012
Tanding: 14-17 Sept 2012

SEPAK TAKRAW
Tempat: Hall F Komp. Bandar Serai
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-19 Sept 2012

SQUASH
Tempat: Area Squash Stadion Utama
Tryout: 8-10 Sept 2012
Tanding: 12-19 Sept 2012

FUTSAL
Tempat: GOR Tembilahan
Tryout: 3-5 Sept 2012
Tanding: 6-16 Sept 2012

SENAM AEROBIK
Tempat: GOR Senam Rumbai
Tryout: 5-7 Sept 2012
Tanding: 8-20 Sept 2012

SENAM RITMIK
Tempat: GOR Senam Rumbai
Tryout: 11-13 Sept 2012
Tanding: 14-16 Sept 2012

SENAM ARTISTIK
Tempat: GOR Senam Rumbai
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-12 Sept 2012

SELAM OBA FIN
Tempat: Pelabuhan TPI Dumai
Tryout: 11-13 Sept 2012
Tanding: 14-16 Sept 2012

SELAM MONO FIN
Tempat: Kolam Renang Sasana Tirta Pertamina
Tryout: 8-10 Sept 2012
Tanding: 11-12 Sept 2012

PENCAK SILAT
Tempat: Sport Center Kampar, Bangkinang
Tryout: 9-11 Sept 2012
Tanding: 12-18 Sept 2012

PANAHAN

Tempat: Kampus UIR
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-19 Sept 2012

MENEMBAK

Tempat: Hall Menembak Pekanbaru
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-16 Sept 2012

LAYAR
Tempat: Pantai Selat Baru Bengkalis
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-17 Sept 2012

KARATE
Tempat: GOR Tribuana Pekanbaru
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-13 Sept 2012

JUDO
Tempat: Gedung Olahraga Tribuana Pekanbaru
Tryout: 13-15 Sept 2012
Tanding: 16-19 Sept 2012

GULAT
Tempat: Gedung PKM UIR
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-17 Sept 2012

GOLF
Tempat: Golf Country Club Labersa
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-18 Sept 2012

TRADITIONAL BOAT RACE
Tempat: Danau Kebon Nopi Kuansing
Tryout: 13-15 Sept 2012
Tanding: 16-19 Sept 2012

ROWING
Tempat: Danau Kebon Nopi Kuansing
Tryout: 9-11 Sept 2012
Tanding: 12-15 Sept 2012


CANOEING
Tempat: Danau Kebon Nopi Kuansing
Tryout: 5-7 Sept 2012
Tanding: 8-11 Sept 2012

CATUR
Tempat: Hotel Pangeran Pekanbaru
Tryout: 8-10 Sept 2012
Tanding: 12-20 Sept 2012

BULUTANGKIS
Tempat: Gelanggang Remaja
Tryout: 5-7 Sept 2012
Tanding: 8-20 Sept 2012

BOWLING
Tempat: Bowling Center Bandar Serai Pekanbaru
Tryout: 10-12 Sept 2012
Tanding: 13-19 Sept 2012

BILLIARD
Tempat: Billiard Center, Pekanbaru
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-19 Sept 2012

BOLA BASKET
Tempat: Hall A Sport Center Rumbai
Tryout: 5-7 Sept 2012
Tanding: 8-19 Sept 2012

BASEBALL
Tempat: Stadion Baseball Pekanbaru
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 8-19 Sept 2012

BALAP SEPEDA
Tempat: Jalan Raya Sp Buatan, Pusako, Pedada, Siak
Tryout: 6-8 Sept 2012
Tanding: 9-20 Sept 2012

ATLETIK
Tempat: Stadion Atletik Sport Center Rumbai
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-17 Sept 2012

BINARAGA
Tempat: Hotel Ratu Mayang Garden
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10 Sept 2012

ANGKAT BERAT
Tempat: Hotel Ratu Mayang Garden
Tryout: 8-10 Sept 2012
Tanding: 12-15 Sept 2012

ANGKAT BESI
Tempat: Hotel Ratu Mayang Garden
Tryout: 12-14 Sept 2012
Tanding:15-17 Sept 2012

ANGGAR
Tempat: Gedung PKM Unilak
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-17 Sept 2012

POLO AIR
Tempat: Kolam Renang Kalinjuhang
Tryout: 5-7 Sept 2012
Tanding: 8-20 Sept 2012

LONCAT INDAH
Tempat: Kolam Renang Kalinjuhang
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-15 Sept 2012

RENANG INDAH
Tempat: Kolam Renang Sport Center Rumbai
Tryout: 14-16 Sept 2012
Tanding: 17-19 Sept 2012

RENANG
Tempat: Kolam Renang Sport Center Rumbai
Tryout: 7-9 Sept 2012
Tanding: 10-15 Sept 2012

SEPAKBOLA
(FINAL) PEKANBARU
Tempat: Stadion Kaharuddin Nasution
Tryout: 10-12 Sept 2012
Tanding: 13-19 Sept

(PENYISIHAN)

BANGKINANG
Tempat: Stadion Tuanku Tambusai
Tryout: 3-5 Sept 2012
Tanding: 6-10 Sept

TALUK KUANTAN
Tempat: Stadion Sport Centre Kuansing
Tryout: 3-5 Sept 2012
Tanding: 6-10 Sept 2012

RENGAT

Tempat: Stadion Narasinga Rengat
Tryout: 3-5 Sept 2012
Tanding: 6-10 Sept 2012

PON Riau mempertandingkan sebanyak 39 Cabang Olahraga dan 555 nomor. Jumlah medali yang diperebutkan 555 medali emas, 555 medali perak dan 729 medali perunggu. Tempat pelaksanaan keseluruhan cabang olahraga tersebut tersebar di 10 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau.
 

Senin, 06 Agustus 2012

Manfaat isi Liburan Anak ke Panti Asuhan


Liburan sekolah anak tidak harus selalu dihabiskan dengan memanjakan anak berlibur ke tempat-tempat yang menghabiskan banyak uang, apalagi bepergian ke luar negeri. Mungkin bila dilakukan sesekali tidak mengapa tapi bila sering dilakukan maka akan mengajarkan anak secara tidak langsung gaya hidup yang hedonisme.
Banyak cara untuk mengisi liburan anak, salah satunya adalah berkunjung ke panti asuhan. Mengunjungi panti asuhan bersama anak memilki beberapa manfaat:

1. Berbagi kesenangan dengan sesama

2. menanamkan kepada anak-anak mengenai pentingnya berbagi dengan sesama sehingga dapat menjadikan mereka manusia yang lebih baik.

3. Mengajarkan anak bahwa ia harus bersyukur dengan keadaannya karena masih banya anak yang tidak seberuntung dia.

4. Membagikan barang-barang yang sudah tidak terpakai namun masih layak digunakan ,hidup berbagi dengan sesama.

5. Mengajarkan Anak untuk mengasihi sesama sekaligus peduli akan lingkungan sekitarnya.

6. Mengajarkan anak bergaul dengan anak-anak sebaya ataupun yang lebih kecil.

7. Mengajarkan anak hidup dengan sederhana dengan tidak selalu berlibur ke tempat-tempat wisata saja.

Masih banyak manfaat lainnya yang dapat dirasakan oleh masing-masing orang.
Nah, mumpung ini bulan Ramadhan ya... Tidak ada salahnya lho bila Anda coba bawa anak-anak Anda ke panti. Coba berbaur dengan anak-anak panti yang lain. Subhanallah... Cakep deh. Dengan begitu anak-anak Anda bisa mengetahui dan bersyukur bahwa mereka masih punya orangtua dibandingkan teman-teman mereka dimana orangtua mereka telah mendahului mereka. Nah, sambil berkunjung selipin deh sedekah/infak untuk panti. Tidak harus uang, barang-barang seperti sembako juga lebih baik. Insya Allah... Mudah-mudahan barokah deh kunjungan ke panti. :)

Sabtu, 07 Juli 2012

Mengatur Pengeluaran

Oleh karena pengeluaran setiap orang berbeda, dan saya tidak mungkin mengetahui berapa besar pengeluaran Anda, saya akan berikan tiga hal yang harus Anda perhatikan dalam mengatur pengeluaran.
1. Bedakan kebutuhan dan keinginan.
2. Pilihlah prioritas terlebih dahulu.
3. Ketahui cara yang baik dalam mengeluarkan uang untuk setiap pos pengeluaran.

1. Bedakan kebutuhan dan keinginan
Pernahkah Anda melihat orang yang profilnya persis sama dengan Anda? Oke, katakan saja Anda seorang wanita berusia 30-an. Anda seorang ibu rumah tangga. Suami anda berusia 35 tahun, ganteng, dan bekerja di sebuah perusahaan besar sebagai manajer. Anda dikaruniai dua orang anak; satu masih duduk di kelas 1 SD dan yang satu lagi di TK. Anda tinggal di pinggiran sebuah kota yang cukup besar di Jawa. Katakan saja penghasilan Anda sekeluarga sekitar sekian juta rupiah sebulan.
Menariknya, Anda melihat ada seorang wanita yang profilnya sama seperti Anda. Berumur sekitar 30-an, ibu rumah tangga, suami berusia 37 tahun yang bekerja sebagai manajer senior dengan penghasilan kurang lebih sama dengan keluarga Anda. Mereka juga dikaruniai dua orang anak, yang pertama kelas 3 SD dan yang
kedua mau masuk SD. Tempat tinggal mereka pun ternyata tidak jauh dari area Anda.
Apa yang membuat penasaran, keluarga yang Anda lihat itu─walaupun berpenghasilan kurang lebih sama dengan keluarga Anda─bisa memiliki gaya hidup yang serba berkecukupan. Tidak mewah, tapi cukup. Mereka sepertinya Atur Pengeluaran Anda 14 tidak pernah kehabisan uang setiap tanggal 20 , bisa mempunyai reksadana, dan selalu bisa membayar pengeluaran-pengeluarannya. Sementara keluarga Anda,
baru tanggal berapa, uang sudah habis; rasanya penghasilan Anda tidak pernah cukup.
Pertanyaannya sekarang, kok bisa? Apa sih yang membedakan?
Pengalaman saya, kalau dua keluarga memiliki penghasilan kurang lebih sama, usia sama, semua profilnya sama, tapi yang satu selalu bisa hidup berkecukupan sementara keluarga yang satu lagi tidak, biasanya keadaan ini disebabkan oleh perbedaan keinginan. Sekali lagi, perbedaan keinginan, bukan perbedaan kebutuhan.
“Bedakan antara kebutuhan dan keinginan”
Ya, kebutuhan dua keluarga tersebut kurang lebih sama. Sembako, transportasi, telepon, pulsa HP, dan seterusnya, pasti sama. Perbedaannya adalah keinginan. Keluarga yang satu mungkin memiliki keinginan yang tidak ada batasnya, sementara keluarga yag satu lagi tidak. Bisa juga dua keluarga tersebut memiliki keinginan yang sama banyaknya, tapi keluarga yang satu bisa mengendalikannya sehingga bisa memiliki tabungan dan deposito. Sebaliknya, keluarga yang satunya lagi tidak bisa mengendalikan keinginan sehingga tidak bisa memiliki tabungan dan deposito.
Apa beda kebutuhan dan keinginan?
Dari segi bahasa, “butuh adalah kata sifat yang menunjukkan bahwa Anda memang harus melakukan satu hal (apa pun itu) karena memang di-“butuh”-kan. Misalnya, membayar ini atau membayar itu yang memang menjadi kebutuhan. Sebaliknya, “ingin” menunjukkan bahwa tindakan yang Anda lakukan lebih karena Anda memang meng-“ingin”-kannya.
Pada kenyataannya, “butuh” dan “ingin” juga memiliki perbedaan-perbedaan lain yang sering kali tidak kita sadari sehingga kita sering melanggarnya. Pertama, “butuh” adalah satu hal yang harus kita prioritaskan, sementara “ingin” bisa dilakukan dilakukan setelah yang “butuh” terpenuhi. Namun faktanya, kebanyakan kita sering kali memakai gaji untuk hal-hal yang memang kita “inginkan” terlebih dahulu sebelum membeli hal-hal yang kita “butuhkan”. Jadi, pantas saja banyak orang yang sudah kehabisan uang bahkan sebelum mereka membeli kebutuhan-kebutuhannya. Ini terjadi karena mereka mendahulukan keinginan daripada kebutuhan.
Kedua, “butuh” umumnya ada batasnya, tapi “ingin” biasanya tidak. Kebutuhan membeli sembako, membayar transportasi, pulsa HP, pasti ada batasan rupiahnya, jumlahnya pasti segitu-gitu saja. Akan tetapi, “ingin”, biasanya tidak ada batasnya. Apa pun yang Anda lihat di toko atau mal saat ini bisa jadi Anda inginkan. Bahkan setiap kali Anda datang ke toko atau ke mal, setiap kali itu juga biasanya keinginan Anda untuk membeli jadi besar. Tidak ada jaminan bahwa keinginan Anda setiap bulan akan terus sama jumlahnya kalau dilihat dari rupiahnya. Bisa jadi lebih besar pada bulan tertentu, menurun di bulan depannya, tapi meningkat dua kali dibanding bulan pertama pada bulan ketiga. Jadi, kenapa gaji Anda sering kali habis?
Pada beberapa kasus adalah karena kita, selain mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, juga memiliki keinginan tidak terbatas. Padahal, kalau hanya difokuskan pada kebutuhan, biasanya gaji Anda cukup. Ketiga, “butuh” biasanya tidak selalu Anda “inginkan” dan “ingin” biasanya tidak selalu Anda “butuhkan”. Apa pun yang Anda beli karena Anda butuhkan seperti sembako, pulsa HP, membayar telepon, listrik, dan seterusnya tidak selalu Anda inginkan. Beberapa di antaranya bahkan tidak Anda inginkan sama sekali, tapi
karena Anda butuh, ya Anda beli. Sebaliknya, barang-barang yang Anda beli karena memang “ingin”, kadang-kadang tidak selalu Anda butuhkan, tapi toh Anda beli juga karena memang Anda ingin. Baju bagus misalnya (padahal baju Anda sudah penuh sampai satu lemari), HP keluaran terbaru, atau hal-hal semacam itu.

2. Pilihlah prioritas terlebih dahulu
Masih ingatkah Anda berapa pos pengeluaran yang biasa Anda lakukan setiap bulan? Mencapai 20─25 pos, bukan? Apa yang harus Anda lakukan adalah membagi pos-pos pengeluaran tersebut menjadi 3 kelompok: Biaya Hidup, Cicilan Utang, dan Premi Asuransi.
Biaya Hidup adalah semua pos pengeluaran yang biasa Anda lakukan agar Anda, keluarga Anda, serta rumah Anda bisa tetap hidup. Contohnya sembako (agar Anda dan keluarga bisa tetap hidup), telepon, listrik, dan air (agar rumah Anda bisa tetap hidup), SPP anak dan semacam itu (agar anak Anda bisa menjalani hidupnya), dan seterusnya.
Cicilan Utang adalah semua pos pembayaran utang yang biasa Anda lakukan setiap bulan, seperti pembayaran cicilan rumah, cicilan kendaraan, cicilan kartu kredit, dan seterusnya.
Premi Asuransi adalah semua pengeluaran yang Anda lakukan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran asuransi Anda, seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan, atau asuransi kerugian, seperti asuransi rumah dan asuransi kendaraan.

Kalau saya mengatakan bahwa Anda mempunyai tiga kelompok pengeluaran dan Anda harus memilih satu saja yang harus Anda prioritaskan, kelompok mana yang Anda pilih?
Pasti jawaban Anda adalah Biaya Hidup. Betul?
Anda Salah!
Biaya hidup memang penting, tapi ingat bahwa pos Biaya Hidup itu banyak sekali. Kebanyakan pos dalam kelompok Biaya Hidup tidak akan bermasalah kalau pembayarannya Anda geser selama 3─4 hari lebih lambat dari biasanya.
Belanja bulanan, misalnya. Tidak apa-apa ‘kan kalau Anda menggeser pembayarannya lebih lambat 3, 4, 5 hari? Makanya jangan melakukan Belanja Bulanan saat semua kebutuhan Anda habis.
Jadi, apa yang sebaiknya diprioritaskan dari tiga kelompok tadi? Saran saya, Cicilan Utang!
Kenapa? Pertama, jumlah pos dalam kelompok Cicilan Utang di sebuah keluarga biasanya tidak sebanyak jumlah pos dalam kelompok Biaya Hidup. Kalaupun Anda mempunyai utang paling banter Cicilan Utang Anda tidak sampai 5 atau 7 pos: cicilan rumah, cicilan motor, cicilan mobil, dan kartu kredit kalau Anda nyicil …
Kedua, pos Cicilan Utang biasanya mempunyai akibat tersendiri kalau Anda tidak membayarnya. Apa itu? Denda! Biasanya denda dihitung per hari. Selain itu, saldo utang yang belum Anda bayar hanya gara-gara telat sering kali akan kena bunga lagi. Padahal, Anda hanya telat bayar beberapa hari. Setelah Anda membayar Cicilan Utang, prioritas kedua ialah menggunakan gaji Anda untuk membayar pos-pos Premi Asuransi. Kenapa? Kalau Anda telat membayar Premi Asuransi, proteksi yang Anda miliki dari program asuransi bisa hilang. Bukan satu dua kali saya mendengar banyak nasabah yang tidak dibayarkan klaim asuransinya gara-gara preminya terlambat dibayar. Padahal, hanya terlambat beberapa hari. Jadi, setelah menggunakan gaji untuk membayar Cicilan Utang, gunakanlah untuk membayar Premi Asuransi.
Nah, prioritas ketiga, barulah membayar pos-pos dalam kelompok Biaya Hidup. Dijadikan prioritas ketiga bukan berarti Biaya Hidup tidak penting, tapi karena Anda ingin mendahulukan kelompok-kelompok pengeluaran lain yang memang “berbahaya” kalau telat bayar.
Jadi, urutan prioritas yang saya sarankan ialah Cicilan Utang, kemudian Premi Asuransi, dan terakhir Biaya Hidup.

3. Ketahui cara yang baik dalam mengeluarkan uang untuk setiap pos pengeluaran
Masih ingatkah Anda ketika saya meminta Anda menuliskan pos-pos pengeluaran? Nah, hal ketiga yang harus anda lakukan adalah mengetahui cara yang baik dalam mengeluarkan uang untuk setiap pos tersebut.
Pos-pos pengeluaran Anda sampai 20-an; telepon, listrik, air, sembako, iuran arisan, transportasi, dan lain-lain. Nah, yang harus Anda lakukan adalah mengetahui cara yang baik dalam mengeluarkan uang untuk pembayarannya.
Contohnya, Anda harus mengetahui cara yang baik dalam menggunakan telepon agar pembayaran Anda di Akhir bulan tidak mahal. Misalnya, pakailah telepon seperlunya, hati-hati dengan penggunaan internet, jangan sering menghubungi handphone kalau tidak perlu. Oke, kita bicara tentang listrik. Anda juga harus tahu bagaimana menggunakan listrik agar pembayaran Anda tidak mahal. Misalnya, matikan alat elektronik kalau Anda memang sedang tidak memakainya, kurangi pemakaian alat elektronik secara bersamaan pada waktu tertentu, ganti lampu yang boros dengan lampu hemat energi, dan seterusnya. Kita tidak membahas semua pos pengeluaran karena akan banyak memboroskan waktu. Satu hal yang ingin saya tekankan disini: bila Anda ingin mengetahui cara yang baik dalam mengeluarkan uang untuk setiap pos pengeluaran, lakukan satu
kata yang sudah sering kita dengar selama hidup kita. Apa itu? Penghematan!!!
Selama bertahun-tahun, saya mempunyai pemahaman yang salah dengan kata “berhemat”. Kenapa? Buat saya, berhemat sering kali identik dengan hidup menderita. Bukan satu dua kali saya mendengar orang bilang, “Kalau mau hemat, jalan kaki aja …”
Itulah kalimat yang sering dipakai untuk menggambarkan bagaimana image orang tentang kata hemat. Ibaratnya, kalau Anda biasa berkendaraan sendiri dari rumah ke tempat kerja, sekarang Anda nggak usah membawa kendaraan kalau mau hemat, jalan kaki aja.
Beberapa tahun terakhir, saya baru menyadari bahwa pemahaman saya terhadap kata “hemat” tenyata nggak benar. Hemat, adalah mencari cara agar Anda bisa mengeluarkan uang yang lebih sedikit untuk bisa mencapai tujuan yang sama. Misalnya, Anda akan pergi dari Jakarta ke Medan dengan pesawat. Anda tahu
harga tiket pesawat dari airline tertentu, dari Jakarta ke Medan, katakanlah Rp.700 ribu. Anda ingin berhemat. Pemahaman orang tentang penghematan biasanya mengganti perjalanan pesawat tersebut dengan menggunakan perjalanan darat.
Naik mobil, misalnya, atau naik bus eksekutif, yang berarti Anda harus menghabiskan waktu lebih dari 24 jam di perjalanan. Tenyata yang benar, penghematan bisa juga Anda lakukan dengan mencari alternatif maskapai penerbangan lain, yang siapa tahu bisa memberikan harga lebih murah. Jadi, Anda tetap naik pesawat dan tetap menempuh jam perjalanan yang sama (kurang lebih 2 jam), tetapi dengan harga lebih murah. Dari sinilah saya lalu membuat kalimat sederhana yang sering saya munculkan ketika saya seminar: “Ketika Anda berhemat, berhematlah secara kreatif, bukan menderita …”.
Jadi, berhematlah. Dengan mengetahui cara berhemat, Anda bisa mengetahui dan mencari tip mengeluarkan uang secara bijak untuk setiap pos pengeluaran.




Sumber: Safir Senduk
Edited by CG

Senin, 26 Desember 2011

Karyawan Gak Bisa Kaya. Benarkah???


Banyak orang bilang “Kalau mau kaya, jangan lama-lama jadi karyawan. Keluar dan bukalah usaha sendiri.” Pertanyaannya: betulkah bekerja sebagai karyawan tidak bisa membuat Anda jadi kaya? Jawabannya:

ternyata tidak betul…!

Memang tidak mudah memberikan pernyataan menantang seperti itu, dalam beberapa tahun terakhir ini, masyarakat kita seperti dibombardir pernyataan-pernyataan yang memekakkan telinga seperti ini:

“Jangan mau seumur hidup jadi orang gajian …”
“Mau kaya? Jangan jadi karyawan …”
“Buka Usaha Sendiri adalah kunci menuju kekayaan …”
“Kerja jadi karyawan mah gak akan bisa kaya …”
“Penghasilan gue sih segini-segini aja. Nggak akan pernah bisa gede. Maklum, kuli…”
… dan seterusnya.


Ada 3 pemikiran yang harus Anda miliki sebagai seorang karyawan:
  • Berapa pun gaji yang diberikan perusahaan kepada Anda, tidak─sekali lagi tidak-menjamin apakah Anda bisa menumpuk kekayaan. Yang menjamin adalah bagaimana cara Anda mengelola gaji tersebut, termasuk kalau gaji itu benar memang ngepas dengan kondisi Anda sekarang. 
  • Jangan selalu menjadikan kondisi Anda di rumah─entah Anda banyak tanggungan, banyak utang, atau boros─sebagai alasan untuk selalu minta naik gaji. Perusahaan tidak akan memberi Anda gaji yang juga lebih besar hanya karena Anda belum punya rumah, belum punya motor, dan selalu kehabisan uang di tengah bulan. Perusahaan hanya akan memberi Anda gaji sesuai dengan job description Anda. 
  • Menjadi kaya bergantung 100% pada apa yang Anda lakukan terhadap keuangan Anda, tidak selalu pada apa yang diberikan perusahaan kepada Anda. Ya, dalam soal menumpuk kekayaan: you are on your own. Itu urusan Anda sepenuhnya. Menjadi kaya bergantung pada apa yang Anda lakukan, dan tidak selalu pada apa yang diberikan perusahaan kepada Anda. 


3 TRIK UNTUK BISA MENYISIHKAN PENGHASILAN

Pada kenyataannya, ada banyak orang yang─walaupun penghasilannya besar─sering kali kesulitan untuk menyisihkan uang dari penghasilannya.

1. Menabunglah dimuka, jangan dibelakang.

Menabung di muka segera setelah Anda mendapatkan penghasilan. Misal anda dapat penghasilan tiap tanggal 26 setiap bulan. Cobalah menabung setiap tanggal 26, 27, atau 28 sebelum Anda memakai penghasilan itu.

2. Minta tolong kantor yang memotongnya untuk Anda.

Pada beberapa kasus, anda mungkin bisa minta tolong kantor Anda untuk memotong penghasilan Anda dan melakukan proses menabungnya buat Anda.
Sebagai contoh, kalau Anda punya investasi di reksadana, pembelian reksadana tersebut harus dilakukan dengan mentransfer uang ke rekening bank kustodian mereka. Nantinya uang itu oleh mereka dibelikan unit reksadana. Disini, Anda bisa meminta kantor Anda untuk memotong penghasilan Anda di muka dan melakukan proses transfer itu sehingga Anda tidak perlu lagi repot-repot melakukan proses menabung.

All you have to do is just ask ….

3. Pakai celengan.

Setiap kali Anda mendapatkan lembaran uang dua puluh ribu rupiah, tetapkan tekad: JANGAN PERNAH MENGGUNAKAN UANG ITU UNTUK BELANJA. Langsung saja masukkan ke celengan. Jadi, setiap kali bertemu lembaran uang dua puluh ribu, langsung dicelengin. Setiap kali bertemu lembaran dua puluh ribu, celeng lagi. Begitu seterusnya. Anda akan kaget begitu tahu berapa jumlah yang bisa Anda kumpulkan di akhir bulan.

Ada 5 kiat agar seorang karyawan bisa jadi kaya:
1. “ BELI DAN MILIKI SEBANYAK MUNGKIN HARTA PRODUKTIF”
Bagaimana Melakukannya?
  1. Tentukan Harta Produktif yang ingin Anda miliki.
  2. Tulis pos-pos Harta Produktif yang Anda inginkan tersebut di kolom Harta Produktif. Contoh nya seperti pada tabel di halaman berikut.
  3. Segera setelah mendapatkan gaji, prioritaskan untuk memiliki pos-pos Harta Produktif sebelum Anda membayar pengeluaran Anda yang lain. Kalau perlu, pelajari seluk-beluk masing-masing Harta Produktif tersebut.

2. “ATUR PENGELUARAN ANDA”
Bagaimana Melakukannya?
  1. Usahakan─kalau perlu sedikit lebih keras pada diri Anda sendiri─untuk tidak mengalami defisit karena defisit adalah sumber semua masalah besar yang mungkin muncul di masa mendatang.
  2. Prioritaskan pembayaran cicilan utang, lalu premi asuransi, kemudian biaya hidup.
  3. Pelajari tip mengeluarkan uang secara bijak untuk setiap pos pengeluaran.

3. “HATI-HATI DENGAN UTANG”
Bagaimana Melakukannya?
  1. Ketahui kapan sebaiknya berutang dan kapan tidak berutang.
  2. Kuasai tip yang diperlukan bila Anda ingin mengambil utang atau membeli barang secara kredit.
  3. Kuasai tip yang diperlukan bila pada saat ini Anda terlanjur memiliki utang.

4. “SISIHKAN UNTUK POS-POS PENGELUARAN DI MASA YANG AKAN DATANG”
Bagaimana Melakukannya?
  1. Ambil kertas dan tulis pos pengeluaran yang perlu Anda persiapkan untuk masa yang akan datang.
  2. Untuk masing-masing pos pengeluaran, tulis alternatif yang akan Anda tempuh agar bisa mempersiapkan dananya.
  3. Sisihkan gaji dan bonus-bonus Anda mulai dari sekarang untuk mempersiapkannya.

5. “MILIKI PROTEKSI”
Bagaimana melakukannya?
  1. Miliki asuransi, entah asuransi jiwa, asuransi kesehatan, atau asuransi kerugian. Syukur kalau dari beberapa dari jenis jasa asuransi itu sudah dibayari oleh kantor. Kalau tidak, beli saja dengan biaya sendiri.
  2. Miliki dana cadangan sebagai proteksi jangka pendek kalau Anda kehilangan penghasilan dan tidak mendapatkan uang pesangon, atau kalau uang pesangonn Anda sangat kecil.
  3. Miliki Sumber Penghasilan Lain di Luar Gaji yang kalau bisa didapat secara terus-menerus, sebagai proteksi jangka panjang dari gaji Anda yang sewaktu-waktu bisa saja terancam berhenti.

Kesimpulannya?
“Karyawan memang memiliki keterbatasan dalam hal penghasilan. Namun, untuk menjadi kaya, Anda tidak perlu harus menunggu sampai punya penghasilan besar. Anda tetap bisa kaya berapa pun penghasilan Anda karena kemampuan Anda mengumpulkan kekayaan tidak dilihat dari berapa besarnya penghasilan, tapi dari bagaimana Anda mengelola penghasilan itu.”  

Sumber: KASKUS 

Selasa, 18 Januari 2011

Prinsip-prinsip Orang Tionghoa Dalam Memulai Usaha

Prinsip-prinsip orang Tionghoa dalam memulai usaha adalah sebagai berikut.
Pertama, usaha keras, berani mencoba dan tidak takut gagal, memulai dengan apa adanya. Agaknya poin inilah yang menjadi kelebihan utama dari para pengusaha Tionghoa. Dalam keluarga Tionghoa, kerja keras bukanlah hal yang aneh. Mereka sudah terbiasa lembur hingga pagi. Jika ada kesempatan, seperti hari menjelang Lebaran, mereka tahu bahwa permintaan akan meningkat, maka mereka akan bekerja keras untuk memenuhi permintaan tersebut karena mereka menyadari bahwa Lebaran hanya satu kali dalam satu tahu. Moto orang Tionghoa dalam kerja keras yang sering saya dengar adalah “Kita harus bisa memindahkan gunung” dan “Kita harus bisa seperti orang lain walaupun kita melakukannya 100 kali lebih keras dari mereka.”

Orang Tionghoa pada umumnya berani memulai suatu usaha dan tidak takut gagal. Mereka mempunyai sense of urgency yang tinggi. Mereka sering berpendapat, “Jika tidak memulai sekarang, kapan lagi?” Gagal bukanlah hal yang menakutkan karena umumnya mereka selalu memulai usaha dengan apa adanya dan dari bawah.

Kedua, mengumpulkan informasi dan belajar. Sebelum terjun ke suatu bidang usaha, umumnya orang Tionghoa akan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin. Mereka tidak segan pergi ke saudara, teman, dan bahkan pihak yang tidak mereka kenal. Setiap pembicaraan dengan siapa saja mereka untuk menanyakan usaha yang akan mereka tekuni. Kemanapun mereka pergi, mereka akan membuka mata dan telinga lebar-lebar. Dengan kata lain mereka sangat mahir melakukan survey terhadap usaha yang akan mereka geluti.

Selain itu, mereka juga tidak segan untuk belajar. Cara belajar yang umum dari mereka adalah bekerja untuk orang yang usahanya serupa. Setelah yakin telah menguasai cukup informasi dan keterampilan mereka akan berusaha sendiri.

Ketiga, melakukan perencanaan. Perencanaan yang paling umum dilakukan oleh orang Tionghoa adalah melihat dari segi untung-ruginya suatu usaha. Dalam bahasa akademis, mereka mempertimbangkan visibility usaha yang akan mereka jalankan. Berapa banyak ongkos yang akan dikeluarkan, bagaimana cara mendapatkan bahan baku/material, bagaimana mempersiapakan produk mereka, siapa yang akan beli, akan dijual dimana, kapan kembali modal, dan berapa keuntungannya merupakan faktor utama yang mereka pertimbangkan.

Perencanaan mereka juga sangat memperhatikan efektifitas (tujuan tercapai) dan efisiensi (tepat cara, tanpa banyak mengorbankan waktu dan tenaga) usaha yang mereka geluti.

Keempat, membina relasi. Walaupun orang Tionghoa sangat kompetitif, tetapi mereka selalu sadar bahwa membina relasi adalah salah satu kunci keberhasil usaha mereka. Untuk membina hubungan baik mereka tidak ragu untuk mengeluarkan pengorbanan tertentu, seperti pemberian hadiah, mengundang makan dan melakukan entertain terhadap relasi mereka.

Siapa saja yang bisa membantu melancarkan dan mengembangkan usaha adalah relasi mereka. Dengan pembinaan relasi yang baik, akan terbuka kerja sama yang saling menguntungkan.

Kelima, kemampuan administratif dan inventory control. Agaknya banyak orang lupa akan hal yang satu ini. Orang Tionghoa sangat sadar akan pentingnya kemampuan dalam beradministrasi dan melakukan mengontrolan inventory. Mereka sangat memperhatikan secara terperinci setiap kegiatan usaha mereka dan merekamnya dalam catatan. Karena itu mereka tahu betul bagaimana neraca keuagan mereka dan persediaan inventory mereka.
Sebagai contoh, jika kita hendak belanja sesuatu di toko orang Tionghoa sangatlah jarang bahwa mereka sampai kehabisan persediaan.

Keenam, kemampuan pemasaran. Kemampuan pemasaran orang Tionghoa umumnya ditunjang oleh kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan dan kemauan pelanggan dan kemampuan menentukan harga jual dari suatu produk secara tepat. Dari proses ini, maka terjadilah penyebaran iklan gratis dari mulut kemulut.

Untuk pengusaha yang cukup besar, mereka melakukan positioning secara professional dengan mensponsori kegiatan tertantu dan pemasangan pengiklanan melalui media cetak dan media digital.

Ketujuh, mendelegasikan. Orang Tionghoa sadar betul bahwa untuk mengembangkan suatu usaha agar menjadi besar, mereka harus bisa mendelegasikan pekerjaannya. Syarat utama pendeligasian adalah bahwa orang atau karyawan mereka harus bisa dipercaya. Karena itu, mereka cenderung mencari orang yang sudah dikenal lama dan terbukti bisa dipercaya. Bagi mereka keahlian berusaha bisa diajarkan, tetapi kebercayaan tergantung dari masing-masing kepribadian.

Karena sistem kepercayaan ini jugalah maka, mereka tidak segan-segan meminta anak mereka yang masih kecil untuk membantu usaha mereka. Di lain pihak, anak mereka yang sudah terbiasa terekspos dengan usaha orang tuanya, membuat sang anak tumbuh dengan naluri usaha yang mendarah daging.

Kedelapan, mendiversifikasi. Pengusaha Tionghoa tidak mudah merasa puas dan cukup atas usaha mereka. Mereka selalu berusaha untuk memperluas usahanya. Salah satu caranya adalah dengan melakukan deversifikasi produk.

Mereka cenderung mempunyai keinginan untuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan pelanggannya. Mereka ingin agar pelanggannya hanya datang ke mereka. Untuk itu, mewujudkan keinginan ini, cara yang paling tepat adalah berani melakukan deversifikasi produk.

Kesembilan, mengolah keuangan. Tidak ada istilah “uang mati” dalam kamus berdagang ala orang Tionghoa. Mereka selalu mempekerjakan uang tersebut supaya bisa berlipat ganda. Cara yang paling umum dilakukan adalah menanamkan modal kembali ke usaha mereka. Hal ini bisa dilakukan untuk memdirikan usaha baru atau untuk membesarkan usaha yang telah ada.

Mental untuk melipatgandakan uang memang sudah tertanam dari kecil di lingkungan keluarga mereka. Contohnya, jika mereka menerima pemasukan Rp.100, maka mereka akan menyimpan paling tidak Rp. 25 dan sisanya ditanamkan kembali keusaha mereka dan untuk kebutuhan hidup mereka.
Contoh prinsipnya adalah perencanaan yang baik dan kerja keras. Prinsip perencanaan yang baik adalah untuk mencapai keefektifan dan keefisiensian dalam proses kerja. Prinsip kerja keras adalah bagaiman memotivasi saya sendiri dan karyawan saya untuk tidak cepat putus ada.

Dalam kondisi seperti ini, orang tua sering memotivasi dengan berkata, “Ayo, kita bisa memindahkan gunung .” Pengalaman seperti ini diterapkan dalam usaha sekarang ini.

Inti kesuksesan dari bisnis keluarga orang Tionghoa, yaitu warisan nilai-nilai atau prinsip-prinsip usaha yang berhasil diturunkan oleh orang tua Tionghoa kepada anak-anaknya. Sebagai contoh, jika kita pergi ke toko-toko orang Tionghoa, sering kali kita dilayani oleh anak mereka yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Tanpa merasa canggung, anak tersebut bisa melayani kita dengan mahirnya. Adalah hal yang wajar jika suatu saat ia tumbuh menjadi orang dewasa, maka ia sudah siap untuk berusaha.

Orang tua Tionghoa tidak pernah segan untuk melibatkan anaknya yang masih kecil dalam usaha mereka. Mereka sudah diberi tanggungjawab yang cukup besar untuk ukuran seorang murid SD. Mereka diajari setiap proses bisnis dari persiapan hingga sampai ke tangan pelanggan dan bagaimana menangani pelanggan setelah transaksi jual beli.

Anak-anak orang Tionghoa juga diajak kerja lembur, bahkan banyak dari mereka yang diajak bekerja sampai pagi tanpa tidur. Dalam proses kerja itu, mereka di dampingi oleh orang tua mereka. Pada kesempatan itu terjadi penurunan nilai-nilai cara berusaha dari orang tua mereka.

Melibatkan anak dari usia dini adalah cara yang paling ampuh dari orang tua mereka untuk membentuk anak mereka menjadi bisnismen tangguh di kemudian hari.

Rabu, 22 Desember 2010

TIGA TIPS MENINGKATKAN PENGHASILAN ANDA

Banyak orang yang menganggap mencari uang untuk disimpan atau diinvestasikan
sebagai satu masalah besar. Tetapi kita harus melihat masalah ini sebagai satu
peluang, bukannya sebagai satu halangan. Peluang ini datang dalam tiga bentuk :
1. Mengamalkan tabiat berhemat cermat
2. Mengurangi perbelanjaan
3. Menambah penghasilan


Bagi orang- orang yang bermotivasi, objektif-objektif ini mudah dicapai tanpa
mengenal batas umur dan keahlian. Mari kita kaji satu persatu :
1. Mengamalkan tabiat berhemat cermat
Satu perkara yang sangat sukar dilakukan pada awalnya, tapi dengan mudah ia bisa
menjadi tabiat yang baik ialah menyimpan sebagian daripada penghasilan anda..
Disiplin seperti ini sangat baik, karena ia tidak memberi peluang kepada anda untuk
memboroskannya.
Sebaiknya uang itu dimasukan kedalam rekening yang tidak mudah dikeluarkan.
Uang ini seharusnya disimpan untuk diinvestasikan, dan tidak wajar jika ia digunakan
untuk perbelanjaan anda sehari-hari walaupun dalam keadaan terdesak.
Mungkin anda tidak setuju dengan cara ini, karena biasanya perbelanjaan anda
melebihi apa yang anda perolehi, tetapi anda dinasehatkan supaya melakukannya
mulai sekarang.
Mungkin anda juga bertanya, berapa banyak jumlah uang yang perlu disimpan.
Sebaiknya agar anda mulai menyimpan setidak-tidaknya 10 persen daripada
penghasilan yang anda peroleh.
Dalam waktu yang singkat, jumlah simpanan uang anda akan menjadi banyak dan ini
akan memberi semangat kepada anda untuk menyimpan dengan jumlah yang lebih
banyak lagi.


2. Mengurangi perbelanjaan
Kita selalunya membelanjakan uang untuk banyak perkara. Diantaranya memang
perbelanjaan yang sangat diperlukan seperti sewa rumah , membeli makanan ,
membayar rekening-rekening tagihan dan membeli pakaian. Dan ada juga di
antaranya yang membelanjakan kepada hal-hal yang tidak begitu perlu, tetapi kita
lakukan juga seperti memvariasi kendaraan, membeli hiasan rumah dan ada juga
diantaranya yang berbelanja untuk keperluan yang mewah, padahal perkara tesebut
sebenarnya tidak diperlukan dan bisa di ketepikan dulu.
Rahasia untuk mengurangi perbelanjaan ialah dengan cara menilai semula
keseluruhan perbelanjaan dan memotong perbelanjaan yang tidak diperlukan atau di
ketepikan dulu tanpa mengganggu mutu hidup anda. Bukannya tidak boleh
melancong atau makan diluar, tetapi sebaiknya waktu luang itu digunakan untuk
merancang keuangan anda.
Ada juga perbelanjaan yang tersembunyi, contohnya anda bisa menghemat
penggunaan gula, dan mengurangi merokok. Sebenarnya dengan cara ini tanpa di
sadari anda bisa menghematkan berjuta-juta rupiah setahun. Antara perkara yang bisa
di dihematkan ialah seperti berikut :
Sewa Rumah
Pindah kerumah yang harga sewanya lebih murah, atau membeli rumah sendiri
karena ia lebih menguntungkan untuk jangka waktu yang panjang.
 

Kartu kredit
Bayarlah secepat mungkin untuk menghindari bertimbunnya bunga.
 

Perabot Rumah
Gas, listrik, minyak tanah atau bahan api harus digunakan dengan hemat.
Ringkaskan percakapan melalui telepon, atau anda menggunakan telepon pada waktu
malam kecuali untuk waktu darurat. Menelepon pada waktu malam sangat
menghematkan karena biayanya lebih murah.
 

Makanan
Membeli makanan yang banyak sekaligus adalah lebih murah. Beli dari pasar
minggu atau pasar malam. Kurangi makan yang berlemak sebab biasanya lebih
mahal. Sebaliknya makanlah makanan yang berkhasiat tetapi lebih murah. Jika
ditempat kerja anda ada kantin, anda boleh makan dikantin supaya dapat mengurangi
makan diluar.
 

Pakaian
Membeli baju yang berkualitas dan tahan lama adalah lebih baik darpada
terlalu sering membeli baju yang murah tetapi cepat rusak.
 

Mobil
Jika jarang menggunakannya tidak usah membelinya. Jika memang selalu
menggunakannya, belilah model yang ekonomis. Servis dan perbaiki sendiri apa yang
kita mampu. Cuci sendiri mobil anda. Dan harus Selalu mengetahui harga servis
mobil dan harga onderdilnya.
 

Rekreasi
Pergi berekreasi ditempat yang dekat dan ongkosnya lebih murah.
Contoh di atas adalah sebagian pengorbanan kecil yang dapat membantu dan
menghematkan uang. Ia tidak akan mengganggu kualitas hidup anda pada waktu
sekarang, tetapi memberi keuntungan yang banyak untuk kemewahan pada masa
depan.
 

3. Menambah Penghasilan
Selain usaha berhemat, anda juga harus menambah penghasilan. Usaha menambah
penghasilan tampak sukar, tetapi jika anda mau mencoba ia tidaklah begitu sukar.
Tugas pertama jika anda mau mencari sumber untuk meningkatkan penghasilan ialah
mengenali dengan tepat apakah yang anda sukai dan anda dapat melakukan perkara
tersebut dengan baik.


Setiap orang mempunyai keahlian, biasanya mereka mempunyai satu atau dua
keahlian utama dan beberapa (bakat) kecil. Keahlian melahirkan bakat ini sangat
penting untuk memperoleh kegembiraan dan kebahagiaan anda.


Jika anda mampu melahirkan keahlian tersebut di bidang keusahawanan, sudah tentu
ia bisa mendatangkan keuntungan yang sangat lumayan. Contohnya jika anda bagus
menggunakan tangan, coba anda fikirkan untuk membuat kerja sampingan untuk
memperbaiki sesuatu.


Anda juga bisa melakukan kerja plumbing atau yang berkaitan dengan pipa, jam,
radio atau computer. Sekiranya anda minat berkebun, coba manafaatkan hobi ini
dengan menawarkan jasa kepada orang lain, seperti membuat taman, menjual sayursayuran
kepada orang lain, buah-buahan, benih dan sebagainya.


Seandainya anda suka berbicara dan berjumpa dengan banyak orang, anda mungkin
bisa menjual sesuatu. Anda bisa melibatkan diri dalam jualan langsung, atau
mangajar, atau menjual asuransi. Jika anda memiliki sesuatu keahlian, anda bisa
mengajarkannya kepada orang lain, apakah secara bebas atau secara formal.
 

Anda hanya akan bisa sukses jika anda melakukan kerja-kerja yang anda suka, yang
mana ia menggunakan bakat anda dan bisa menyalurkannya kearah yang
menguntungkan. Banyak orang yang berfikir hanya sebagian industri saja yang
menguntungkan, padahal anda sebenarnya bisa sukses walau dalam bidang apapun.
Ini sudah dibuktikan oleh jutawan-jutawan yang telah mengalaminya.
 

Jika anda mempunyai masalah untuk mendapatkan ide atau peluang, lebih baik cari
rekan dan duduk bersama, ambil kertas kosong dan catatkan semua ide yang
difikirkan..
 

Jangan dikritik semua ide yang diberikan, setelah itu barulah ide itu disaring dan
dikaji serta dianalisis sehingga dapat diwujudkan satu penyelesaian. Tidak peduli
berapa lama waktu yang di butuhkan, mungkin satu atau dua hari, seminggu atau
sebulan , asalkan ia tidak dipendam begitu saja. Hal ini biasa berlaku, karena apabila
kita ada ide tetapi tidak membuat tindakan apa-apa, akhirnya setelah bertahun-tahun
kita tetap berada diposisi yang lama.
 

Atau anda juga bisa melakukannya seorang diri, cari tempat yang sepi atau anda
bangun pagi-pagi solat subuh, setelah itu anda jangan tidur lagi. Lupakan masalah
sehari –hari dan tenangkan fikiran, atau lebih baik anda bangun malam untuk
sembahyang tahajud. Insya Allah pekerjaan seperti itu akan memudahkan untuk
mendapat ilham.
 

Demikianlah mengenai rahasia mencari uang yang banyak, ia dalah satu usaha yang
terpadu atau bergabung. Satu usaha akan menguatkan usaha yang lain. Penulis juga
ingin mengingatkan bahwa perkara-perkara diatas perlu didukung dengan perkaraperkara
yang disuruh oleh agama seperti berdoa, sedekah, zakat, menolong orang dan
sebagainya.
 

Hal ini sangat perlu karena setiap kebaikkan akan dibalas dengan kebaikan dan semua
usaha hanyalah datang dengan berkat dan rahmat dari Allah SWT. Kita juga harus
tawakkal, dan sebagai orang beriman kita harus senantiasa ridha dan mengkaji setiap
kebaikan dan keburukan. Mudah-mudahan Allah akan memberi rezeki yang
melimpah kepada kita.

Jumat, 26 November 2010

Tips Meraih Rizki Yang Berlipat-Lipat

Menurut Ustadz Yusuf Mansur, rejeki kita dibagi menjadi dua macam. Yaitu rejeki yang memang sudah digariskan dan rejeki yang menggantung di langit. Menggantung di langit artinya, membutuhkan usaha kita untuk mendapatkannya.

Rejeki yang menggantung di langit dibagi lagi menjadi 3 bagian.


Pertama, rejeki yang kita dapatkan karena bonus atau hadiah dari Allah SWT. misalnya karena kita rajin bersedekah, menolong orang kesusahan, dan lain-lain. Lebih gampangnya, rejeki karena kita mau berjalan dan membelanjakan harta kita di jalan Allah.

Kedua, rejeki yang kita dapatkan karena usaha kita. Bagaimana daya upaya kita meraih hasil lebih banyak dari yang kita dapat dari sekarang. Manambah ilmu yang berhubungan dengan bisnis Anda atau pekerjaan Anda, atau terus mengembangkan bisnis Anda 

Ketiga, menggabungkan jatah rejeki menggantung di langit Anda dengan orang lain, dan meraihnya bersama-sama. Anda bisa mencari orang lain yang punya semangat juang yang sama dengan Anda dan bisnis yang berhubungan dengan bisnis Anda. Efek sifat rejeki ketiga ini sangat dahsyat. Ambil contoh jatah rejeki menggantung di langit Anda adalah 5 dan jatah rejeki patner Anda 7, jika digabungkan dan usaha bersama maka yang didapat bisa 12, atau bahkan lebih….!

Nah, sekarang akan saya beritahu kepada Anda, apa yang harus kita lakukan sehingga rejeki yang kita dapat bisa berlipat-lipat. …..

Pertama, kita harus selalu bersyukur atas rejeki yang telah ditetapkan, atau rejeki yang sudah digariskan Allah. Apa keuntungan dari bersyukur? Sudah pasti Allah akan terus menambah rejeki kita dari arah yang tak terduga. Itu adalah janji Allah….!

Kedua, kita harus selalu berusaha meningkatkan kualitas diri kita untuk bisa meraih lebih banyak rejeki yang berhubungan dengan bisnis kita.

Ketiga, kita harus selalu menjalin silaturahmi dengan semua orang.
Itulah sekilas rahasia meraih rejeki berlimpah yang hanya bisa saya berikan pada untuk anda. Semoga artikel ini bermanfaat  untuk anda dan bagi kita semua.

Selamat dan sukses untuk Anda…

Kamis, 25 November 2010

Mengenal "Personal Balanced Scorecard"

Tahukah Anda bahwa ternyata ada hubungan yang kuat antara kebahagiaan karyawan dengan kesungguhan mereka bekerja di kantor? Survei mengenai kebahagiaan di tempat kerja yang dilakukan oleh Gallup Management Journal (GMJ) membuktikan hal ini.
Survei tersebut juga menemukan fakta bahwa perasaan senang merupakan faktor penting di tempat kerja. Karyawan yang bahagia akan lebih siap untuk menangani hubungan di tempat kerja, mengendalikan stress dan membaca kesempatan.
Personal Balanced Scorecard (PBSC) adalah bagian dari sebuah konsep yang dinamakan Total Performance Scorecard (TPS) yang dikemukakan oleh Hubert K. Rampersad pada tahun 2003.
PBSC merupakan alat yang efektif bagi manajer untuk melakukan pembinaan karyawan, guna mencapai integritas dan keselarasan antara kehidupan pekerjaan dan kehidupan di luar pekerjaan.
 
Merumuskan Ambisi Pribadi
Personal Balanced Scorecard sebenarnya merupakan catatan pribadi yang dibuat berdasarkan perenungan diri. Perumusan Personal Balanced Scorecard dimulai dengan perumusan ambisi pribadi yang terdiri dari misi, visi dan peran kunci pribadi.
Ambisi pribadi adalah citra diri pemandu seseorang untuk menghasilkan tindakan yang memiliki tujuan dan keyakinan. Misi pribadi ditujukan untuk ada, sedangkan visi pribadi ditujukan untuk menjadi.
Kebanyakan orang merasa kesulitan dalam merumuskan ambisi pribadinya. Oleh karena itu sebenarnya ada beberapa pertanyaan yang bisa dijawab untuk mempermudah perumusan visi dan misi pribadi tersebut.
Berikut ini adalah contoh pertanyaan untuk misi pribadi:
  1. Siapakah saya?
  2. Apa falsafah hidup saya?
  3. Untuk apa saya hidup?
  4. Apa aspirasi terdalam saya?
  5. Apa yang membuat saya paling bahagia?
Sedangkan pertanyaan untuk merumuskan visi pribadi adalah sebagai berikut:
  1. Kemana saya menuju?
  2. Apa yang ingin saya wujudkan?
  3. Apa tujuan jangka panjang saya?
  4. Apa yang ideal buat saya?
  5. Apa yang saya pertahankan?
Contoh pernyataan ambisi pribadi adalah sebagai berikut:
Misi: Saya Ingin Menjadi Penulis.
Visi: Saya akan mewujudkan cita-cita saya menjadi penulis dengan cara sebagai berikut:
  1. Lebih banyak berlatih menulis dengan mengikuti lomba kepenulisan.
  2. Mengikuti berbagai workshop dan pelatihan menulis.
  3. Mempertahankan stabilitas keuangan agar tetap dapat membeli buku sebagai sumber ide.
  4. Menikmati pekerjaan menulis dan berinisiatif untuk terus belajar.

Peran Kunci Pribadi
Peran kunci pribadi adalah cara yang Anda pilih untuk memenuhi berbagai peran penting dalam kehidupan Anda, sehingga dapat mewujudkn misi dan visi pribadi Anda.
Contohnya adalah sebagai pasangan, sebagai ibu/ayah, sebagai sahabat, sebagai anak, sebagai anggota organisasi, dan lainnya.

Tindakan Perbaikan dalam Empat Perspektif Personal Balanced Scorecard
Terdapat empat perspektif dalam Personal Balanced Scorecard, yaitu:
  1. Perspektif internal, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan diri sendiri seperti level stress, level kegembiraan, berat badan, tingkat kebugaran tubuh, dll
  2. Perspektif eksternal, yaitu yang berkaitan dengan hubungan sosial dengan orang lain seperti atasan, bawahan, anak, pasangan, sahabat, teman sejawat, dll.
  3. Perspektif pengetahuan dan pembelajaran, yaitu berkaitan dengan kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan seseorang.
  4. Perspektif keuangan, berhubungan dengan kondisi finansial seperti jumlah simpanan, jumlah pendapatan bersih, jumlah investasi, dll.
Personal Balanced Scorecard mengajak seseorang untuk menerjemahkan ambisi pribadinya dalam keempat perspektif tersebut dengan menentukan faktor kunci keberhasilan, sasaran pribadi, ukuran kinerja pribadi, target pribadi dan tindakan perbaikan pribadi.

Rabu, 24 November 2010

Soursop – Natural Killer Cancer

How many people died in vain while this billion-dollar
drug maker concealed the secret of the miraculous Graviola tree?


If there ever was a single example that makes it dramatically clear why the existence of Health Sciences Institute is so vital to Americans like you, it’s the incredible story behind the Graviola tree.

The truth is stunningly simple: Deep within the Amazon Rainforest grows a tree that could literally revolutionize what you, your doctor, and the rest of the world thinks about cancer treatment and chances of survival. The future has never looked more promising.

Research shows that with extracts from this miraculous tree it now may be possible to…
  • Attack cancer safely and effectively with an all-natural therapy that does not cause extreme nausea, weight loss and hair loss
  • Protect your immune system and avoid deadly infections
  • Feel stronger and healthier throughout the course of the treatment
  • Boost your energy and improve your outlook on life
The source of this information is just as stunning: It comes from one of America ’s largest drug manufacturers, the fruit of over 20 laboratory tests conducted since the 1970’s! What those tests revealed was nothing short of mind numbing

Extracts from the tree were shown to:
  • Effectively target and kill malignant cells in 12 types of cancer, including colon, breast, prostate, lung and pancreatic cancer.
  • The tree compounds proved to be up to 10,000 times stronger in slowing the growth of cancer cells than Adriamycin, a commonly used chemotherapeutic drug!
  • What’s more, unlike chemotherapy, the compound extracted from the Graviola tree selectively hunts down and kills only cancer cells. It does not harm healthy cells!
The amazing anti-cancer properties of the Graviola tree have been extensively researched–so why haven’t you heard anything about it? If Graviola extract is as half as promising as it appears to be–why doesn’t every single oncologist at every major hospital insist on using it on all his or her patients?
The spine-chilling answer illustrates just how easily our health–and for many, our very lives(!)–are controlled by money and power.

Graviola–the plant that worked too well


One of America ’s biggest billion-dollar drug makers began a search for a cancer cure and their research centered on Graviola, a legendary healing tree from the Amazon Rainforest.

Various parts of the Graviola tree–including the bark, leaves, roots, fruit and fruit-seeds–have been used for centuries by medicine men and native Indians in South America to treat heart disease, asthma, liver problems and arthritis. Going on very little documented scientific evidence, the company poured money and resources into testing the tree’s anti-cancerous properties–and were shocked by the results. Graviola proved itself to be a cancer-killing dynamo.

But that’s where the Graviola story nearly ended.
The company had one huge problem with the Graviola tree–it’s completely natural, and so, under federal law, not patentable. There’s no way to make serious profits from it.

It turns out the drug company invested nearly seven years trying to synthesize two of the Graviola tree’s most powerful anti-cancer ingredients. If they could isolate and produce man-made clones of what makes the Graviola so potent, they’d be able to patent it and make their money back. Alas, they hit a brick wall. The original simply could not be replicated. There was no way the company could protect its profits–or even make back the millions it poured into research.

As the dream of huge profits evaporated, their testing on Graviola came to a screeching halt. Even worse, the company shelved the entire project and chose not to publish the findings of its research!

Luckily, however, there was one scientist from the Graviola research team whose conscience wouldn’t let him see such atrocity committed. Risking his career, he contacted a company that’s dedicated to harvesting medical plants from the Amazon Rainforest and blew the whistle.

Miracle unleashed

When researchers at the Health Sciences Institute were alerted to the news of Graviola, they began tracking the research done on the cancer-killing tree. Evidence of the astounding effectiveness of Graviola–and its shocking cover-up–came in fast and furious.

The National Cancer Institute performed the first scientific research in 1976. The results showed that Graviola’s “leaves and stems were found effective in attacking and destroying malignant cells.” Inexplicably, the results were published in an internal report and never released to the public.

Since 1976, Graviola has proven to be an immensely potent cancer killer in 20 independent laboratory tests, yet no double-blind clinical trials–the typical benchmark mainstream doctors and journals use to judge a treatment’s value–were ever initiated.

A study published in the Journal of Natural Products, following a recent study conducted at Catholic University of South Korea stated that one chemical in Graviola was found to selectively kill colon cancer cells at “10,000 times the potency of (the commonly used chemotherapy drug) Adriamycin…”

The most significant part of the Catholic University of South Korea report is that Graviola was shown to selectively target the cancer cells, leaving healthy cells untouched. Unlike chemotherapy, which indiscriminately targets all actively reproducing cells (such as stomach and hair cells), causing the often devastating side effects of nausea and hair loss in cancer patients.

A study at Purdue University recently found that leaves from the Graviola tree killed cancer cells among six human cell lines and were especially effective against prostate, pancreatic and lung cancers.

Seven years of silence broken–it’s finally here!

A limited supply of Graviola extract, grown and harvested by indigenous people in Brazil , is finally available inAmerica . The full Graviola story–including where you can get it and how to use it–is included in Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s Milk, a Health Sciences Institute FREE special bonus report on natural substances that will effectively revolutionize the fight against cancer.

Inilah Obat Kanker Paling Ampuh Yang Disembunyikan Bertahun-tahun



Selama ini kita tahu bahwa kanker hanya bisa diobati dengan terapi kemo. Namun tampaknya persepsi ini harus dihapus dan dibuang sejauh-jauhnya. Kenapa? Karena sebenarnya ada obat alami untuk membunuh sel kanker yang kekuatannya SEPULUH RIBU KALI LIPAT lebih ampuh dibanding terapi kemo. Obat alami ini adalah buah yang familiar dengan orang Indonesia. Buah SIRSAK!

 


Tapi kenapa kita tidak tahu ?
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini serapat2nya, mereka ingin dana riset yang di keluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya di jual ke pasar dunia…
Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia2, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon graviola ini.
Pohonnya rendah, di brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana” bahasa inggrisnya “soursop”. Di Indonesia, ya buah sirsak. Buahnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau di buat jus.
Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali system syaraf yang kurang baik.
Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Science Institute bagi orang2 amerika adalah institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Fakta yang mencengangkan adalah : jauh dipedalaman hutan amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.

Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa :
·         Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, Tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
·         Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
·         Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.
·         Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.

Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil test dari ekstrak ( sari ) buah ini adalah
·         Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.
·         Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin dan Terapi Kemo yang biasa di gunakan.
·         Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat.

Riset telah di lakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa2 mengenai hal ini ? jawabnya adalah : begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan.
Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : Kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan reumatik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan dana dan sumber daya manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker.
Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa? Dibawah undang2 federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatenkan.
Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/cloning dari Graviola ini agar bisa di patenkan sehingga dana yang di keluarkan untuk riset dan aneka test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di-kloning. Perusahaan gigt jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk riset dan aneka test.
Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.
Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari team riset tidak tega melihat kekejaman ini terjadi. Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengupulkan bahan2 alami dari hutan amazon untuk pembuatan obat.
Ketika para pakar risetdari Health Science Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif.
The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak di publikasikan.
Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang di lakukan leh 20 Laboratorium Independence yang berbeda. Suatu studi yang di publikasikan oleh The Journal of Natural Products meyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di korea selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsure kimia yang terkandung di dalam Graviola, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamicin dan Terapi Kemo.
Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah : Graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh/terganggu . Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif : rasa mual dan rambut rontok.
Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker : prostate, pancreas, dan Paru2.
Setelah selama kurang lebih dari 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari lembaga2 tersebut di atas. Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budidayakan dan di panen oleh orang2 pribumi Brazil, kini bisa di peroleh di Amerika. Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.
Untuk pencegahan: disarankan makan atau minum jus buah sirsak.
Untuk penyembuhan:
1.       10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
2.       Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali.
3.       Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.

Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat.
Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi,
bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal. Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun. Sebar luaskan kabar baik ini kepada keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi.